STMIK Nusa Mandiri Jakarta Capai Klaster Utama Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi

Jakarta Nusa Mandiri-News

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri pada tahun ini berhasil mencapai klaster utama pada pemeringkatan perguruan tinggi berbasis kinerja penelitian  tahun 2019.

Dr. Dwiza Riana selaku Ketua STMIK Nusa Mandiri saat menghadiri evaluasi kinerja tridharma perguruan tinggi tahun 2019 dan penyampaian komitmen kinerja tahun 2020 bagi perguruan tinggi di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III juga menerima penghargaan atas prestasi yang di raih STMIK Nusa Mandiri.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah III yakni Dr. M. Samsuri. Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan di Hotel Bidakara Jalan Gatot Subroto No.Kav. 71-73, RT.8/RW, Menteng Dalam, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.Senin (02/11).

Acara tersebut juga dihadiri oleh para perwakilan 291 perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah III diantaranya Universitas Bina Nusantara, Universitas Gunadarma , Universitas Khatolik Indonesia Atma Jaya, Universitas Pancasila, Universitas Tarumanagara, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Institut Keu Perbankan Dan Inf Asia Perbanas, Institut Teknologi Indonesia, STIE Trisakti,dan lainnya termasuk STMIK Nusa Mandiri.

“Alhamdulillah STMIK Nusa Mandiri menerima penghargaan dari LLDIKTI Wilayah III karena prestasi yang STMIK Nusa Mandiri raih yakni berhasil mencapai klaster utama pada pemeringkatan perguruan tinggi berbasis kinerja penelitian  tahun 2019” kata Dr. Dwiza.

Dr. Dwiza kembali menjelaskan bahwa prestasi yang diraih STMIK Nusa Mandiri ini berdasarkan Surat Direktur Sistem Riset dan Pengembangan Kemenristek Nomor : B/850/E2.4/RS.04/2019 pada tanggal (19/11) lalu tentang pemeringkatan perguruan tinggi beerbasis penelitian.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pencapaian STMIK Nusa Mandiri tersebut merupakan hasil penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi periode tahun 2016-2018. Dan penilaian didasari oleh data yang diambil dari  Sistem Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Simlitabmas) yang dikumpulkan oleh perguruan tinggi.

“Komponen penilaiannya atara lain sumber daya penelitian (30%), manajemen penelitian (15%), luaran (50%), dan revenue gathering (5%). Alhamdulillah STMIK Nusa Mandiri berhasil masuk klaster utama, melompati dua tingkat dari sebelumnya yakni klaster binaan. Ini merupakan hasil dari kerja keras civitas akademik STMIK Nusa Mandiri mulai dari dosen-dosen hingga mahasiswanya” ujar Dr. Dwiza.

Ia menambahkan bahwa menindaklanjuti pencapaian ini, STMIK Nusa Mandiri diminta untuk sharing best practice oleh LLDIKTI Wilayah III.