Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Forum Group Discussion SmartCervix: Kolaborasi Peneliti dan Tenaga Medis Dalam Penerapan Teknologi Kesehatan

badge-check

Jakarta, NusamandiriNews–Inovasi SmartCervix dalam mendeteksi dini kanker serviks menjadi fokus utama dalam Forum Group Discussion (FGD) ini. Acara yang berlangsung di Asyana Bogor ini dipimpin oleh Dr Nita Merlina, selaku ketua peneliti hibah Kemendikbud Ristek Dikti sekaligus dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) dan dihadiri oleh para akademisi, praktisi kesehatan, serta mahasiswa yang berpartisipasi aktif dalam diskusi mengenai teknologi kesehatan.

SmartCervix merupakan proyek penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan teknologi deteksi dini kanker serviks menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan jaringan syaraf tiruan (neural networks). Inovasi ini diharapkan dapat membantu proses skrining yang lebih cepat dan akurat, sehingga memudahkan diagnosis dan penanganan lebih awal terhadap kanker serviks yang merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian tertinggi di kalangan wanita.

Baca juga: Alami Lonjakan Partisipan, ICITRI Jadi Kepercayaan Para Peneliti Tuangkan Penelitiannya

Forum Group Discussion SmartCervix

Dr Nita Merlina dalam sambutannya menjelaskan pentingnya pengembangan teknologi SmartCervix sebagai langkah konkret untuk menghadirkan solusi teknologi di bidang kesehatan yang mampu memberikan dampak signifikan dalam mencegah kanker serviks sejak dini.

“Kami berharap teknologi ini dapat diimplementasikan secara luas di fasilitas kesehatan untuk membantu deteksi yang lebih efektif,” ujar Dr Nita pada rilis yang diterima, Senin (30/9).

Dr Reza Achmad Prasetyo yang hadir sebagai narasumber utama, memaparkan lebih lanjut tentang pentingnya integrasi teknologi cerdas seperti AI dalam mendukung kesehatan wanita.

Ia menjelaskan dengan teknologi yang berkembang pesat, kami dapat mengidentifikasi sel-sel abnormal dengan lebih cepat dan akurat, sehingga deteksi dini kanker serviks bisa dilakukan tanpa menunggu gejala yang lebih parah. Ini akan meningkatkan angka keberhasilan perawatan.

Baca juga: Terus Giatkan Penelitian, Prodi Ilmu Komputer (S2) Gelar Sosialisasi Proposal Penelitian Dan Pedoman Penyusunan Tesis Bagi Mahasiswa

“SmartCervix adalah proyek penelitian berbasis teknologi kecerdasan buatan yang dikembangkan untuk mendeteksi dini kanker serviks. Teknologi ini menggunakan model Convolutional Neural Networks (CNN) yang telah dilatih untuk menganalisis citra medis dan mengidentifikasi kelainan pada sel serviks. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan tingkat keberhasilan diagnosis awal dan menurunkan angka kematian akibat kanker serviks di Indonesia,” tutupnya. (UMF)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UNM Buka Program Sandwich ke Yunani, Mahasiswa S2-S3 Bisa Riset Internasional & Publikasi Global

27 Maret 2026 - 15:52 WIB

UNM Buka Program Sandwich ke Yunani

AI Gantikan Moderator Manusia, UNM Siapkan Talenta Digital Siap Kuasai Era Baru

27 Maret 2026 - 15:14 WIB

UNM Siapkan Talenta Digital

Ekonomi Digital RI Tembus US$100 Miliar, UNM Gaspol Cetak Talenta Siap Kerja Lewat Program IEP 3+1

27 Maret 2026 - 14:29 WIB

UNM Gaspol Cetak Talenta Siap Kerja

Biaya Kuliah Jadi Momok? Ini Cara Cerdas Kuliah Terjangkau di Kampus Digital Bisnis 2026

27 Maret 2026 - 11:26 WIB

Cara Cerdas Kuliah Terjangkau

Jurusan Sains Data Meledak di 2026, Peluang Kariernya Bikin Gen Z Berburu Kampus Digital

27 Maret 2026 - 11:14 WIB

Jurusan Sains Data Meledak di 2026
Sedang Tren di Berita