Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Sukses Besar! Coaching Clinic Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian DRTPM Kemendikti Saintek 2025 Digelar Universitas Nusa Mandiri

badge-check

Jakarta, NusamandiriNews–Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sukses menggelar “Coaching Clinic Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat DRTPM Kemendikti Saintek Tahun 2025”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Rabu 19 Februari 2025 ini diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan Universitas Nusa Mandiri.

Dalam acara yang berlangsung selama satu hari ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemaparan materi dari narasumber yang ahli di bidangnya. Adapun materi yang disampaikan meliputi:
1. Skema dan Prosedur Pengajuan Hibah
2. Teknik Penyusunan Proposal Hibah
3. Diskusi dan Bedah Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Baca juga: Universitas Nusa Mandiri Gelar Coaching Clinic Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025

Coaching Clinic Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian DRTPM

Ketua LPPM Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko menyampaikan acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para dosen mengenai prosedur dan teknik penyusunan proposal hibah yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang positif dalam meningkatkan kualitas proposal hibah yang diajukan oleh dosen-dosen Universitas Nusa Mandiri,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Kamis (20/2).

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan Coaching Clinic ini, kami berharap para dosen tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis tentang hibah, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan sesama rekan sejawat.

Baca juga: LPPM Universitas Nusa Mandiri: Coaching Clinic Penulisan Artikel Ilmiah Untuk Jurnal Internasional Bereputasi & Proofreading

“Kami percaya bahwa melalui kolaborasi yang lebih kuat dan pemahaman yang lebih mendalam, proposal hibah yang disusun akan semakin berkualitas dan berdaya saing,” ujar Andi.

Andi menambahkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan teoretis, tetapi juga sesi diskusi yang produktif, di mana peserta dapat berbagi pengalaman dan mendapatkan umpan balik langsung tentang proposal hibah yang mereka susun.

“Dengan adanya coaching clinic ini, para dosen dapat lebih memahami dan mengaplikasikan teknik penyusunan proposal hibah yang efektif, sehingga dapat meningkatkan kualitas pengajuan hibah yang diajukan kepada DRTPM Kemendikti Saintek pada tahun 2025. LPPM Universitas Nusa Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung dosen dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program pelatihan dan pembinaan yang relevan,” tutupnya. (UMF)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UNM Buka Program Sandwich ke Yunani, Mahasiswa S2-S3 Bisa Riset Internasional & Publikasi Global

27 Maret 2026 - 15:52 WIB

UNM Buka Program Sandwich ke Yunani

AI Gantikan Moderator Manusia, UNM Siapkan Talenta Digital Siap Kuasai Era Baru

27 Maret 2026 - 15:14 WIB

UNM Siapkan Talenta Digital

Ekonomi Digital RI Tembus US$100 Miliar, UNM Gaspol Cetak Talenta Siap Kerja Lewat Program IEP 3+1

27 Maret 2026 - 14:29 WIB

UNM Gaspol Cetak Talenta Siap Kerja

Biaya Kuliah Jadi Momok? Ini Cara Cerdas Kuliah Terjangkau di Kampus Digital Bisnis 2026

27 Maret 2026 - 11:26 WIB

Cara Cerdas Kuliah Terjangkau

Jurusan Sains Data Meledak di 2026, Peluang Kariernya Bikin Gen Z Berburu Kampus Digital

27 Maret 2026 - 11:14 WIB

Jurusan Sains Data Meledak di 2026
Sedang Tren di Berita