NusamandiriNews, Jakarta – Dalam upaya meningkatkan mutu dan profesionalisme pengelolaan jurnal ilmiah, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang terkenal sebagai Kampus Digital Bisnis, menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kualitas Pengelolaan Editor dan Reviewer Jurnal Berbasis Open Journal Systems (OJS) Versi 3, pada Rabu 2 Juli 2025.
Kegiatan ini berlangsung secara daring dan diikuti oleh seluruh pengelola jurnal di lingkungan UNM. Workshop ini menjadi bagian dari strategi universitas dalam memperkuat tata kelola publikasi ilmiah yang berkualitas, transparan, dan sesuai standar internasional.
UNM Gelar Workshop Editorial Berbasis OJS Terbaru
Dalam sambutan pembuka, Ketua LPPM UNM, Andi Saryoko menegaskan bahwa peningkatan kualitas jurnal ilmiah merupakan indikator penting dalam pengukuran reputasi perguruan tinggi.
“Pengelolaan jurnal yang profesional menjadi cermin mutu institusi akademik. Melalui implementasi OJS versi 3, kami ingin memastikan proses editorial di UNM berjalan lebih efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Andi dalam keterangan rilis, pada Selasa (8/7).
Workshop ini menghadirkan Evita Fitri, editor Jurnal JITK dan reviewer Jurnal INTI Universitas Nusa Mandiri, sebagai narasumber utama. Ia memaparkan secara komprehensif tentang proses penyuntingan artikel ilmiah, alur editorial, pemanfaatan fitur terbaru OJS, hingga prinsip etika publikasi ilmiah.
“Versi terbaru OJS menawarkan sistem yang lebih ramah pengguna dan efisien. Penguasaan platform ini penting agar pengelola jurnal mampu bersaing dalam proses akreditasi Arjuna dan indeksasi internasional seperti DOAJ dan SINTA,” jelas Evita dalam sesi presentasinya.
Para peserta workshop juga aktif dalam diskusi seputar tantangan pengelolaan jurnal, termasuk strategi meningkatkan kualitas naskah, penugasan reviewer yang objektif, dan sinkronisasi standar editorial di setiap jurnal UNM.
Andi Saryoko yang juga bertindak sebagai ketua pelaksana kegiatan ini menambahkan bahwa workshop ini akan menjadi agenda rutin sebagai bentuk komitmen UNM dalam membina budaya akademik yang unggul.
“Kami ingin membekali para pengelola jurnal dengan kompetensi teknis yang sama dan selaras, agar seluruh jurnal di bawah naungan UNM dapat naik kelas dan menjadi rujukan nasional maupun internasional,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Bisnis yang tidak hanya unggul dalam pengajaran dan inovasi, tetapi juga dalam membangun ekosistem publikasi ilmiah yang berstandar tinggi. Workshop ini menjadi pijakan penting untuk mendorong keberhasilan akreditasi jurnal sekaligus memperkuat kontribusi UNM dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis riset berkualitas.