NusamandiriNews, Bogor–Sebagai Kampus Digital Bisnis yang berkomitmen dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Sekolah Ramah Literasi Finansial: Penguatan Kapasitas Guru dan Orang Tua PAUD Duniaku dalam Pendidikan Keuangan Anak.”
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (18/10) di Gedung DPRD Kota Bogor, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. PkM ini diketuai oleh Wahid Akbar Basudani, dengan Instianti Elyana sebagai tutor utama, serta melibatkan dosen anggota Ati Candrasari dan mahasiswa Elsa Septia Putri serta Aldi Gunawan dari Program Studi Manajemen FEB Universitas Nusa Mandiri.
Baca juga:UNM Tingkatkan Literasi Keuangan untuk Guru, Orang Tua, dan Anak Usia Dini di Bogor
UNM Dorong Guru dan Orang Tua PAUD Melek Literasi Keuangan
Dalam sambutannya, Wahid Akbar Basudani menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dan orang tua dalam mengenalkan literasi keuangan kepada anak usia dini.
“Pendidikan keuangan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki pemahaman dasar tentang pengelolaan uang, kebiasaan menabung, dan kemampuan mengambil keputusan finansial secara bijak. Melalui kegiatan ini, kami juga mengenalkan bagaimana literasi keuangan dapat beradaptasi dengan perkembangan dunia digital bisnis,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (20/10).
Sebagai tutor utama, Instianti Elyana menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran literasi finansial harus mengikuti perkembangan teknologi agar sesuai dengan karakter generasi digital.
“Anak-anak zaman sekarang hidup di era digital. Karena itu, guru dan orang tua bisa menggunakan media interaktif, seperti permainan edukatif atau simulasi keuangan sederhana, agar proses belajar menjadi lebih menarik dan relevan,” jelasnya.
Sementara itu, Ati Candrasari, mewakili Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini.
“Program ini sangat sejalan dengan visi FEB Universitas Nusa Mandiri yang berorientasi pada digital business education. Kami ingin membangun kesadaran bahwa literasi keuangan tidak hanya soal mengelola uang, tetapi juga tentang menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan ekonomi digital,” ungkapnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari guru dan orang tua PAUD Duniaku. Salah satu peserta, Rina Wahyuni menyampaikan rasa terima kasih atas pelatihan yang diberikan.
“Kami para guru dan orang tua mendapatkan banyak wawasan baru tentang cara mengenalkan konsep uang dan menabung kepada anak-anak secara menyenangkan dan sesuai dengan era digital. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” tuturnya.
Baca juga:Tim Dosen UNM Bikin Peserta Terpukau, Presentasi Bisa Hidup dengan Animasi
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga mencakup diskusi interaktif dan praktik langsung dalam mengintegrasikan literasi keuangan ke dalam kegiatan belajar anak usia dini.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Manajemen FEB Universitas Nusa Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dalam bidang literasi finansial berbasis digital bisnis. Program ini menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi dalam membangun generasi yang cerdas finansial, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.










