Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Artikel Ilmiah

Menuju 2030, UNM Persiapkan Mahasiswa Kuasai 8 Skill yang Paling Dicari Industri

badge-check


Menuju 2030, UNM Persiapkan Mahasiswa Kuasai 8 Skill yang Paling Dicari Industri Perbesar

NusamandiriNews–Perubahan dunia kerja menuju 2030 bergerak lebih cepat dari yang dibayangkan. Teknologi berkembang pesat, pola bisnis semakin dinamis, dan perusahaan kini lebih selektif dalam memilih talenta. Di tengah situasi ini, lulusan perguruan tinggi dituntut bukan sekadar “pintar di kelas”, tetapi juga siap menghadapi realita industri yang serba digital, cepat, dan kolaboratif.

Banyak rekruter kini menggeser fokus: bukan hanya melihat nilai akademik, tetapi kombinasi kemampuan yang lebih lengkap. IPK tetap penting, namun yang paling menentukan adalah kemampuan memecahkan masalah, memahami teknologi, dan beradaptasi dengan perubahan. Lulusan yang memiliki “paket komplet” ini biasanya lebih cepat menonjol, baik saat melamar kerja maupun membangun karier.

Baca juga: Siap Hadapi Dunia Kerja 2030, UNM Bekali Mahasiswa Skill Digital dan AI

 Delapan Skill yang Wajib Dikuasai Menuju 2030

  1. Literasi Digital dan Tools Modern

Mahasiswa perlu memahami ekosistem digital, cloud computing, kolaborasi daring, dan produktivitas berbasis aplikasi. Kompetensi ini menjadi fondasi agar bisa bekerja efisien di sistem yang saling terkoneksi.

  1. Literasi Data

Data adalah “bahasa baru” industri. Lulusan yang mampu membaca data, menarik insight, dan mengambil keputusan berbasis informasi akan lebih unggul. Tidak harus menjadi analis data, namun minimal mampu memahami metrik dan angka dalam pekerjaan.

  1. Pemahaman AI dan Automasi

Kecerdasan buatan kini masuk ke berbagai proses kerja, dari riset, layanan pelanggan, pemasaran, hingga analisis. Mahasiswa yang mampu memanfaatkan AI sebagai asisten kerja akan lebih produktif dan kompetitif.

  1. Berpikir Kritis dan Problem Solving

Industri mencari pencari solusi, bukan penghafal materi. Kemampuan memetakan masalah, menganalisis penyebab, dan mengeksekusi langkah perbaikan menjadi nilai utama yang dicari perusahaan.

Delapan Skill yang Wajib Dikuasai Menuju 2030

  1. Komunikasi Profesional dan Presentasi

Ide terbaik akan sia-sia jika tidak dapat disampaikan dengan jelas. Lulusan yang mampu menulis rapi, menyampaikan gagasan meyakinkan, dan membangun komunikasi sehat di tim, lebih cepat dipercaya memegang tanggung jawab.

  1. Kolaborasi Lintas Bidang

Tim kerja masa depan akan terdiri dari gabungan disiplin: teknologi bertemu bisnis, data bertemu manajemen, kreatif bertemu strategi. Kemampuan bekerja sama tanpa konflik menjadi aset berharga.

  1. Mindset Adaptif dan Belajar Cepat

Teknologi, tools, dan peran pekerjaan bisa berubah dalam hitungan bulan. Lulusan sukses adalah yang cepat belajar, adaptif, dan konsisten meng-upgrade kompetensi.

  1. Kepemimpinan dan Etika Kerja

Integritas, tanggung jawab, dan kemampuan memimpin diri sendiri membedakan talenta unggul. Banyak lulusan tertinggal bukan karena kurang pintar, tapi karena disiplin dan konsistensi yang rendah.

Baca juga: UNM Siapkan Generasi Muda Hadapi Tantangan 2026 dengan Kompetensi Digital dan Bisnis

Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM) mendorong mahasiswa untuk menguasai kombinasi skill teknologi, bisnis digital, dan manajemen melalui pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri.

Kepala Kampus UNM Kampus Margonda, Andry Maulana, menekankan pentingnya membangun kompetensi nyata sejak kuliah.

“Menuju 2030, lulusan yang dicari industri adalah mereka yang paham teknologi, punya cara pikir bisnis, dan siap kerja kolaboratif. Kampus harus menjadi tempat membangun kompetensi nyata, bukan hanya mengejar gelar. Mahasiswa UNM didorong untuk menguasai skill yang benar-benar dibutuhkan di dunia kerja, agar saat lulus, mereka bukan hanya ikut bersaing, tapi menjadi yang paling dicari,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (5/1).

Bagi generasi muda yang ingin memulai persiapan karier sejak sekarang, pendaftaran kuliah di Universitas Nusa Mandiri dapat dilakukan melalui pmb.nusamandiri.ac.id atau aplikasi MyNusa PMB. Dengan persiapan tepat, lulusan 2030 bukan hanya siap bersaing, tetapi siap menjadi talenta unggul di era digital global.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gelar Saja Tak Cukup, UNM Siapkan Skill 10 Tahun ke Depan

4 Februari 2026 - 11:36 WIB

10 Skill Paling Dibutuhkan 10 Tahun ke Depan

Ingin Berkarier di Profesi Paling Dibutuhkan 2025–2030?

3 Februari 2026 - 11:40 WIB

Sains Data UNM, Jawaban Tantangan Dunia Kerja

IPK Biasa Tak Jadi Penghalang, Ini Tips Bangun Personal Branding Mahasiswa Entrepreneur

29 Januari 2026 - 12:04 WIB

Beberapa Tips Membangun Personal Branding

Nunggu Lulus Baru Cari Duit? Ini 7 Peluang Bisnis Gen Z ala Kampus Digital Bisnis UNM

13 Januari 2026 - 16:30 WIB

Peluang Bisnis Bagi Gen Z

Pustakawan Universitas Nusa Mandiri Soroti Bahaya Konten AI dan Deepfake

7 Januari 2026 - 12:40 WIB

Kecepatan dan Skala Produksi Konten
Sedang Tren di Artikel Ilmiah