NusamandiriNews, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat perannya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan dalam mencetak tenaga Teknologi Informasi (IT) yang siap kerja dan berdaya saing tinggi di tengah percepatan transformasi digital.
Melalui Fakultas Teknologi Informasi yang menaungi Program Studi Sistem Informasi, Informatika, dan Sains Data, Universitas Nusa Mandiri secara konsisten menghadirkan pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi terkini. Langkah ini menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia IT kompeten di berbagai sektor.
Baca juga: FEB Universitas Nusa Mandiri Hadirkan Kuliah Fleksibel untuk Mahasiswa Pekerja
UNM Cetak Talenta IT Siap Kerja
Menjawab tantangan tersebut, seluruh program studi di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kurikulum ini dirancang untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi praktis, adaptif, dan siap terjun ke dunia kerja. Mahasiswa dibekali kemampuan pemrograman, pengelolaan sistem informasi, jaringan komputer, keamanan siber, analisis data, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam konteks bisnis dan industri.
Ketua Lembaga Penjaminan dan Pengembangan Pembelajaran (LPPP) Universitas Nusa Mandiri, Nurmalasari, menegaskan bahwa penerapan OBE menjadi fondasi penting dalam menjaga mutu lulusan agar relevan dengan kebutuhan industri.
“Melalui kurikulum Outcome-Based Education, Universitas Nusa Mandiri memastikan setiap proses pembelajaran berorientasi pada capaian kompetensi lulusan. Mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi memiliki keterampilan nyata yang dibutuhkan industri saat ini,” jelasnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Rabu (7/1).
Ia menyampaikan bahwa proses pembelajaran di Fakultas Teknologi Informasi UNM tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep, tetapi juga menekankan praktik langsung melalui proyek berbasis kasus industri, kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), program magang, sertifikasi kompetensi, serta pelatihan teknologi terkini. Pendekatan ini bertujuan membentuk lulusan yang profesional dan siap menghadapi tantangan dunia kerja nyata.
“Kami terus mendorong pengembangan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Kolaborasi dengan industri dan penguatan praktik menjadi kunci agar lulusan UNM benar-benar siap kerja dan mampu bersaing secara global,” tambah.
Baca juga: Kuliah Terjangkau & Kekinian di Jakarta? UNM Kampus Jatiwaringin Jawab Tantangan Digital 2026!
Didukung oleh dosen berpengalaman, kata Nurmalasari, fasilitas laboratorium yang memadai, serta ekosistem akademik yang responsif terhadap perkembangan teknologi, Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri menjadi pilihan strategis bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang IT. Lulusan diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang mampu menciptakan solusi digital bagi masyarakat dan industri.
“Dengan komitmen kuat terhadap mutu pembelajaran dan relevansi industri, Universitas Nusa Mandiri terus menegaskan posisinya sebagai pusat penghasil talenta IT siap kerja, sekaligus berkontribusi aktif dalam mendukung transformasi digital nasional dan pembangunan sumber daya manusia unggul di Indonesia,” tutupnya.










