NusamandiriNews, Jakarta – Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melaksanakan kegiatan luaran mata kuliah Interpersonal Skill melalui simulasi komunikasi publik dan negosiasi langsung dengan sejumlah tokoh bisnis di masyarakat. Kegiatan ini dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi profesional mahasiswa sekaligus memperkenalkan dinamika dunia usaha sejak semester awal.
Seluruh mahasiswa semester 1 Prodi Bisnis Digital UNM terlibat dalam simulasi pertemuan bisnis, presentasi gagasan, dan praktik negosiasi dengan berbagai profil mitra, mulai dari pelaku usaha warung, atlet golf, pengacara, hingga affiliate marketing, sebagai representasi ragam karakter dan latar belakang dunia bisnis.
Baca juga: Bukan Sekadar Jago Jualan? Prodi Bisnis Digital UNM Cetak Lulusan Ahli Data dan Strategi
Mahasiswa Bisnis Digital UNM Diuji Negosiasi Langsung
Melalui aktivitas ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori komunikasi interpersonal di ruang kelas, tetapi juga menerapkannya secara nyata dalam konteks dunia kerja dan kewirausahaan. Mereka dilatih membangun kepercayaan diri, menyusun pesan yang efektif, memahami etika komunikasi publik, serta mengelola perbedaan pendapat dalam situasi profesional.
Kaprodi Bisnis Digital UNM, Lia Mazia menegaskan bahwa metode ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang menjadi ciri khas Prodi Bisnis Digital UNM.
“Mahasiswa perlu dibiasakan menghadapi situasi komunikasi yang sesungguhnya. Melalui simulasi ini, mereka belajar menyampaikan ide, membangun relasi, dan beradaptasi dengan karakter lawan bicara, yang merupakan bekal penting di dunia kerja dan dunia usaha,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (13/1).
Baca juga:Mahasiswa Bisnis Digital UNM Tembus Industri Edutech Lewat Program IEP 3+1
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Lia menegaskan, Universitas Nusa Mandiri menempatkan soft skill komunikasi dan negosiasi sebagai kompetensi kunci yang harus dimiliki lulusan di era bisnis digital. Selain menggali wawasan dari para tokoh masyarakat, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman membangun komunikasi persuasif, profesional, dan berbasis kepercayaan.
“Luaran tugas ini diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang siap tampil di ruang publik, memiliki mental profesional, serta mampu menjalin relasi strategis sejak dini. Hal ini sejalan dengan visi Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri dalam mencetak lulusan yang adaptif, komunikatif, dan siap bersaing di ekosistem bisnis digital,” tegasnya.










