Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Opini

Industri Butuh Ahli Visual, Siapkah Mahasiswa Informatika?

badge-check


Industri Butuh Ahli Visual, Siapkah Mahasiswa Informatika? Perbesar

NusamandiriNews–Dunia industri saat ini sedang mengalami pergeseran besar menuju pemanfaatan data visual sebagai dasar pengambilan keputusan. Berbagai media online menyoroti bagaimana image processing dimanfaatkan dalam sektor kesehatan, transportasi, manufaktur, hingga keamanan. Teknologi visual tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan menjadi inti dari sistem cerdas yang menentukan efisiensi dan akurasi. Kondisi ini menegaskan satu hal: kebutuhan industri terhadap kompetensi pengolahan citra terus meningkat.

Dalam konteks tersebut, Informatika menjadi ilmu yang semakin strategis. Namun, tantangan terbesar ada pada kesiapan sumber daya manusianya. Mahasiswa Program Studi Informatika S1 Universitas Nusa Mandiri perlu menyadari bahwa image processing bukan sekadar mata kuliah, melainkan kompetensi bernilai tinggi di dunia kerja. Industri tidak hanya membutuhkan programmer, tetapi juga analis data visual dan pengembang sistem berbasis kecerdasan visual. Penguasaan image processing menjadi pembeda nyata bagi lulusan Informatika.

Baca juga:Image Processing sebagai Kompetensi Kunci Informatika

Industri Butuh Ahli Visual

Sebagai Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, kami memandang kebutuhan industri sebagai arah utama pengembangan pembelajaran. Melalui Fakultas Teknologi Informasi, image processing diajarkan bukan hanya sebagai teori, tetapi sebagai solusi nyata atas persoalan industri. Mahasiswa didorong untuk memahami konsep sekaligus penerapannya dalam konteks profesional. Pendekatan ini melatih cara berpikir analitis dan kreatif, dua kompetensi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini.

Penguasaan image processing juga membiasakan mahasiswa bekerja dengan data visual yang kompleks dan berskala besar. Dunia industri membutuhkan talenta yang mampu mengolah informasi secara cepat, akurat, dan berbasis data. Mahasiswa Informatika yang menguasai pengolahan citra memiliki daya saing lebih kuat dan kemampuan adaptasi yang lebih baik terhadap perubahan teknologi. Keahlian ini bukan sekadar bekal awal, melainkan investasi jangka panjang dalam karier profesional.

Baca juga:Setiap Hari Pakai Image Processing, Sudahkah Kita Memahaminya?

Pada akhirnya, image processing harus dipahami sebagai kompetensi inti bagi lulusan Informatika, bukan tambahan pelengkap. Universitas Nusa Mandiri berkomitmen membekali mahasiswa dengan kemampuan yang relevan dan dibutuhkan industri. Melalui pendekatan kampus digital bisnis, mahasiswa Informatika S1 diharapkan mampu menjawab tantangan dunia kerja yang semakin visual dan berbasis data. Kini pertanyaannya sederhana: jika industri sudah bergerak, apakah kita siap ikut melaju?

Penulis: ArfhanPrasetyo, Ketua Program Studi Informatika, Universitas Nusa Mandiri

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuliah untuk Diisi atau Digali?

9 Februari 2026 - 12:20 WIB

Arah Dasar Pendidikan Tinggi

Kenapa Kita Lebih Mudah Percaya Hoaks daripada Fakta?

6 Februari 2026 - 12:49 WIB

Percaya Hoaks daripada Fakta?

Masih Cari Buku dengan Cara Lama? OPAC Bukan Pajangan Digital

5 Februari 2026 - 08:55 WIB

OPAC Bukan Pajangan Digital

Ide Bisnis Mahasiswa Banyak, yang Jalan Kok Sedikit?

5 Februari 2026 - 08:41 WIB

Ide Bisnis Mahasiswa Banyak

Literasi Kita Tinggi, Membaca Kita Rendah

31 Januari 2026 - 09:44 WIB

Literasi Kita Tinggi
Sedang Tren di Opini