NusamandiriNews, Jakarta — Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) terus memperkuat tata kelola akademik dan mutu pendidikan sebagai bagian dari komitmen UNM sebagai Kampus Digital Bisnis. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan berpartisipasi aktif dalam Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI).
Kegiatan bertema “Manajemen Program Studi Berbasis Akreditasi Unggul” ini berlangsung pada Kamis-Sabtu, 5–7 Februari 2026 di Hotel Diradja, Jl Kapten Tendean No 38, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Kota Jakarta Selatan, dan diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, serta pengelola penjaminan mutu dari berbagai perguruan tinggi swasta di Indonesia.
Baca juga: Magister Ilmu Komputer Berakreditasi Unggul di Depok Kian Diminati
Bidik Akreditasi Unggul
Universitas Nusa Mandiri diwakili oleh Ketua Program Studi Bisnis Digital, Lia Mazia, bersama Ketua Badan Penjaminan Mutu UNM, Endang Pujiastuti. Kehadiran keduanya menegaskan keseriusan UNM dalam memperkuat pengelolaan program studi yang berorientasi pada kualitas dan pencapaian akreditasi unggul.
Melalui Bimteknas ini, peserta mendapatkan penguatan strategi pengelolaan program studi berbasis indikator mutu, penguatan dokumen akreditasi, serta implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam transformasi tata kelola akademik yang adaptif terhadap tuntutan mutu nasional dan kebutuhan industri digital.
“Bimteknas ini menjadi ruang strategis bagi kami untuk memperkuat manajemen Program Studi Bisnis Digital agar lebih terukur, adaptif, dan selaras dengan standar akreditasi unggul. Target kami bukan sekadar memenuhi dokumen, tetapi membangun kualitas pendidikan yang benar-benar berdampak bagi mahasiswa,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (9/2).
Ia menambahkan, sebagai program studi yang berada di ekosistem Kampus Digital Bisnis, Prodi Bisnis Digital UNM harus dikelola secara profesional, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan daya saing lulusan.
Baca juga: Akreditasi Unggul Tiga Prodi, UNM Kokoh Jadi Pilihan Utama Generasi Digital
Sementara itu, Ketua Badan Penjaminan Mutu UNM, Endang Pujiastuti, menekankan pentingnya sinergi antara program studi dan unit penjaminan mutu dalam menciptakan sistem mutu yang konsisten.
“Akreditasi unggul hanya bisa dicapai jika pengelolaan program studi dan sistem penjaminan mutu berjalan selaras. Hasil Bimteknas ini akan kami dorong untuk diimplementasikan secara konkret di lingkungan Universitas Nusa Mandiri,” jelasnya.
Partisipasi dalam Bimteknas AFEBSI ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperkuat tata kelola akademik, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi digital dan ekonomi berbasis inovasi.










