NusamandiriNews, Jakarta — Generasi muda yang ingin menapaki dunia bisnis digital kini punya kesempatan emas. Program Studi (prodi) Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) menghadirkan beasiswa lengkap melalui jalur relasi, prestasi, dan undangan untuk siswa dan lulusan sekolah menengah yang berbakat dan berpotensi tinggi.
Beasiswa jalur relasi diberikan melalui kerja sama UNM dengan sekolah, mitra institusi, dan jejaring kampus. Jalur prestasi ditujukan bagi calon mahasiswa dengan pencapaian akademik atau nonakademik membanggakan, sedangkan jalur undangan khusus diberikan kepada siswa terpilih berdasarkan rekomendasi dan penilaian kampus.
Baca juga: Tak Main-Main, Prodi Bisnis Digital UNM Fokus Mutu Akademik
Beasiswa Prodi Bisnis Digital UNM
Ketua Program Studi Bisnis Digital UNM, Lia Mazia, menegaskan pentingnya program beasiswa ini bukan sekedar bantuan finansial biasa.
“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, tapi kesempatan bagi mahasiswa berprestasi untuk berkembang optimal, memaksimalkan potensi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (10/2).
Ia menjelaskan bahwa penerima beasiswa akan mendapatkan fasilitas pembelajaran setara, kurikulum berbasis praktik, dan bimbingan dosen berpengalaman. Mahasiswa dibekali kemampuan di bidang digital marketing, kewirausahaan digital, pengelolaan bisnis berbasis teknologi, hingga analisis data bisnis, memastikan mereka siap bersaing di industri digital.
Baca juga: Bidik Akreditasi Unggul, Prodi Bisnis Digital UNM Tancap Gas
“Program ini juga sejalan dengan visi UNM sebagai Kampus Digital Bisnis, yang menekankan pengembangan talenta muda berdaya saing tinggi dan berorientasi pada inovasi. Dengan berbagai jalur beasiswa, UNM membuka peluang bagi generasi muda untuk mewujudkan karier digital cemerlang sejak dini,” paparnya.
Calon mahasiswa dapat segera mendaftar dan memanfaatkan peluang beasiswa ini. Kesempatan ini menjadi langkah awal untuk bergabung di UNM, kampus yang menyiapkan mahasiswa bukan hanya belajar teori, tapi juga siap menghadapi tantangan ekonomi digital nyata.










