NusamandiriNews, Jakarta — Program Studi (prodi) Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis menggelar Rapat Evaluasi Pembelajaran pada Kamis (12/2), secara daring. Kegiatan ini diikuti seluruh dosen pengampu mata kuliah sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu akademik dan kualitas proses belajar mengajar.
Rapat evaluasi ini membahas secara komprehensif pelaksanaan pembelajaran semester berjalan, mulai dari ketercapaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS), efektivitas metode pengajaran, tingkat kehadiran dan partisipasi mahasiswa, hingga berbagai kendala yang dihadapi selama perkuliahan. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang diskusi untuk merumuskan strategi penguatan pembelajaran pada semester berikutnya.
Baca juga: Bidik Akreditasi Unggul, Prodi Bisnis Digital UNM Tancap Gas
Evaluasi Pembelajaran Bisnis Digital UNM
Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, menegaskan bahwa evaluasi pembelajaran merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem penjaminan mutu akademik di UNM.
“Evaluasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai standar mutu dan capaian pembelajaran lulusan. Kami berkomitmen melakukan perbaikan berkelanjutan agar lulusan Bisnis Digital UNM semakin siap menghadapi dinamika industri,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (13/2).
Baca juga: Tak Cukup Ijazah, Mahasiswa Bisnis Digital UNM Wajib Kantongi Sertifikasi!
Dalam rapat tersebut, para dosen menyampaikan laporan pelaksanaan perkuliahan serta berbagai masukan, terutama terkait inovasi metode pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital di kelas, dan strategi peningkatan keterlibatan aktif mahasiswa. Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif, mencerminkan semangat adaptasi terhadap perkembangan pesat dunia usaha dan industri digital.
Melalui rapat evaluasi ini, tegas Lia, Prodi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Bisnis yang konsisten menjaga standar mutu pendidikan.
“UNM memastikan setiap mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri masa kini,” tutupnya.










