NusamandiriNews, Jakarta — Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan kiprahnya dalam menghadirkan inovasi teknologi yang aplikatif. Dua mahasiswa Program Studi (prodi) Sistem Informasi, Tiara Putri Ad’haini dan Adinda Wulandari, berhasil mengembangkan dan merilis aplikasi Android bertajuk Focus and Attention Trainer, yang dirancang untuk membantu melatih dan meningkatkan fokus anak melalui latihan interaktif.
Aplikasi Focus and Attention Trainer dikembangkan sebagai media latihan mandiri dengan tampilan ramah anak dan mudah digunakan. Di dalamnya tersedia berbagai fitur, mulai dari latihan pernapasan, latihan fokus, hingga game interaktif yang dirancang untuk membantu meningkatkan konsentrasi dan perhatian anak secara bertahap.
Baca juga:Mahasiswa Semester 1 UNM Tembus PT Mahaka, Bukti Adaptasi Cepat Generasi Digital
Mahasiswa UNM Pilih Bikin Aplikasi Nyata
Meski demikian, pengembang menegaskan bahwa aplikasi ini disusun berdasarkan pengetahuan umum dan referensi edukatif, serta tidak melalui penelitian medis atau uji klinis, sehingga tidak dimaksudkan sebagai pengganti terapi profesional.
Tiara Putri Ad’haini menjelaskan bahwa ide pengembangan aplikasi ini berangkat dari kepedulian terhadap anak-anak yang kerap mengalami kesulitan menjaga fokus saat belajar.
“Kami ingin menghadirkan solusi digital yang sederhana namun bermanfaat. Dengan latihan yang interaktif dan menyenangkan, kami berharap anak-anak dapat membangun kebiasaan fokus secara bertahap,” ujarnya.
Sementara itu, Adinda Wulandari menambahkan bahwa pendekatan berbasis gim dipilih agar proses latihan terasa lebih menarik.
“Aplikasi ini dirancang ramah anak dan mudah dipahami, sehingga dapat digunakan secara mandiri sebagai latihan tambahan dalam aktivitas sehari-hari,” jelasnya.
Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) sebagai pusat pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa Universitas Nusa Mandiri.
Kepala NIC, Fitra Septia Nugraha, menyampaikan kebanggaannya atas capaian mahasiswa Sistem Informasi UNM.
“Inovasi seperti Focus and Attention Trainer menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu menghadirkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ini adalah wujud nyata implementasi kompetensi akademik ke dalam produk teknologi,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (13/2).
Ia menambahkan bahwa NIC akan terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide hingga menjadi produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas.
Baca juga:Siap Bersaing atau Tersingkir? 111 Mahasiswa FEB UNM Ikuti Sertifikasi Digital Marketing
“Kami ingin budaya inovasi semakin kuat. Mahasiswa tidak hanya menciptakan ide, tetapi juga berani merilis dan mempublikasikan karyanya. NIC siap mendampingi proses tersebut,” tambahnya.
Aplikasi Focus and Attention Trainer telah resmi dirilis dan dapat diunduh melalui Google Play Store.
Melalui inovasi ini, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan peran Kampus Digital Bisnis dalam melahirkan talenta muda yang kreatif, adaptif, dan mampu menghadirkan teknologi edukatif yang berdampak bagi masyarakat.










