NusamandiriNews, Jakarta — Menjelang pelaksanaan Wisuda ke-40 Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, seluruh calon wisudawan diimbau mempersiapkan diri dengan memperhatikan ketentuan busana serta etika selama prosesi berlangsung. Aturan ini diterapkan untuk menjaga kekhidmatan, ketertiban, dan keseragaman acara pelantikan yang akan digelar di Gedung Pewayangan Kautaman, TMII, Jakarta Timur, pada Kamis 23 April 2026.
Koordinator Kemahasiswaan Universitas Nusa Mandiri, Taopik Hidayat, menegaskan bahwa wisuda merupakan momen sakral yang harus dijalani dengan penuh penghormatan.
Baca juga:Tak Cukup Lulus, Alumni UNM Ini Ungkap Pentingnya Pengalaman Sejak Kuliah
Jelang Wisuda ke-40 UNM
“Wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi simbol pencapaian akademik dan awal langkah menuju dunia profesional. Karena itu, seluruh peserta wajib menjaga penampilan, sikap, dan etika agar prosesi berlangsung khidmat dan berkesan,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (8/4).
Adapun ketentuan busana bagi wisudawan pria meliputi penggunaan kemeja putih polos berdasi, celana bahan hitam (bukan jeans), jas berwarna gelap, toga wisuda lengkap, serta sepatu pantofel hitam. Penggunaan sepatu kets tidak diperkenankan.
Sementara bagi wisudawati, diwajibkan mengenakan kebaya sebagai pakaian nasional, dipadukan dengan rok yang panjangnya tidak di atas lutut, toga wisuda lengkap, serta sepatu hak atau wedges. Sama seperti wisudawan pria, sepatu kets juga tidak diperbolehkan.
Selain ketentuan untuk peserta wisuda, pihak universitas juga menetapkan aturan bagi tamu undangan. Setiap wisudawan hanya diperkenankan membawa maksimal dua orang tamu yang terdiri dari orang tua atau wali. Tamu yang hadir minimal berusia 10 tahun dan diwajibkan mengenakan pakaian rapi atau formal.
Taopik menambahkan bahwa etika selama prosesi berlangsung juga menjadi perhatian penting demi menjaga kelancaran acara.
“Kami mengajak seluruh wisudawan untuk menjaga ketertiban selama prosesi, tidak berbicara saat acara berlangsung, tidak meninggalkan tempat duduk tanpa alasan penting, serta tetap menjaga kebersihan area acara. Hal-hal kecil seperti ini menunjukkan kedewasaan dan profesionalisme lulusan UNM,” jelasnya.
Baca juga:Tak Perlu Tunggu Siap, Alumni UNM Ini Sukses Bangun Usaha
Seluruh wisudawan juga diingatkan untuk membawa kartu nomor tempat duduk sebagai syarat masuk ke ruang wisuda serta label nama untuk keperluan prosesi pemanggilan di atas panggung.
Dengan kepatuhan terhadap seluruh pedoman tersebut, Universitas Nusa Mandiri optimistis pelaksanaan Wisuda ke-40 akan berjalan lancar, tertib, dan penuh makna bagi seluruh lulusan beserta keluarga.
“Kami ingin setiap wisudawan menjadikan momen ini sebagai kenangan terbaik setelah perjuangan panjang selama kuliah. Persiapan yang matang dan disiplin adalah bagian dari penghormatan terhadap pencapaian itu sendiri,” tutup Taopik.









