NusamandiriNews, Jakarta — Peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026 menjadi momentum reflektif bagi civitas akademika Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam memaknai emansipasi melalui inovasi teknologi. Semangat perjuangan R.A. Kartini kini diterjemahkan mahasiswa Magister Informatika UNM melalui riset berbasis Artificial Intelligence (AI), blockchain, hingga keamanan siber.
Hal ini tercermin dalam kegiatan Seminar Proposal (Sempro) Tesis yang digelar secara daring, yang menjadi ajang mahasiswa mempresentasikan riset inovatif dan aplikatif sesuai kebutuhan industri dan masyarakat digital saat ini.
Baca juga:Sempro Tesis UNM 2026: Mahasiswa Bahas AI, Blockchain hingga Crypto, Siap Lahirkan Inovasi Nyata!
Mahasiswa Magister Informatika UNM Ciptakan Inovasi AI dan Blockchain
Ary Suryadi, misalnya, mengangkat riset bertajuk Integrasi ML-Scoring dan Explainable AI pada Hyperledger Fabric untuk Penentuan Bansos Akuntabel guna meningkatkan transparansi penyaluran bantuan sosial berbasis teknologi blockchain.
Sementara itu, Nuryani Mawar Putri menghadirkan solusi berbasis AI melalui sistem pendukung keputusan untuk perencanaan event digital. Di bidang hukum, Rheno Septianto mengembangkan sistem tanya jawab berbasis Retrieval-Augmented Generation untuk mempermudah akses informasi hukum.
Tak kalah menarik, riset di sektor finansial digital dan keamanan siber juga dikembangkan oleh mahasiswa lainnya, seperti prediksi kegagalan transaksi Ethereum, optimalisasi portofolio cryptocurrency, hingga deteksi transaksi Bitcoin ilegal berbasis machine learning.
Ketua Program Studi Informatika Program Magister UNM, Prof. Dr. Agus Subekti, menegaskan bahwa semangat Kartini saat ini hadir dalam bentuk inovasi dan keberanian berkarya di bidang teknologi.
Baca juga:Jangan Takut Sempro! Ini Cara Mahasiswa Magister UNM Sukses Tembus Tesis
“Perjuangan Kartini hari ini bertransformasi menjadi keberanian untuk berinovasi. Mahasiswa tidak hanya mengejar gelar, tetapi menghadirkan solusi nyata berbasis teknologi yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (22/4).
Melalui momentum ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis menegaskan komitmennya dalam mencetak talenta digital yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Semangat Kartini kini hidup dalam setiap baris kode dan riset yang diciptakan menerangi masa depan melalui teknologi.









