Ketika sudah memasuki masa fresh graduate, banyak yang langsung mulai mencari pekerjaan, mengikuti program magang, mendaftar pendidikan lanjutan, atau mengurus berbagai kebutuhan administrasi lainnya. Di sisi lain, ijazah resmi biasanya belum langsung diterbitkan oleh institusi pendidikan. Jika dibutuhkan administrasi yang melegitimasi kelulusan, biasanya Surat Keterangan Lulus atau SKL dapat menjadi dokumen bukti sementara secara resmi.
Adanya SKL membantu lulusan tetap dapat memenuhi berbagai persyaratan administrasi sambil menunggu proses penerbitan ijazah selesai. Meski cukup umum digunakan, masih banyak pertanyaan mengenai masa berlaku SKL, kapan dokumen ini tidak lagi digunakan, dan apa saja hal yang perlu diperhatikan oleh lulusan baru. Pemahaman mengenai hal tersebut penting agar penggunaan SKL sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Alasan Fresh Graduate Perlu Melirik Karier Sebagai ERP Consultant
Apa Itu SKL dan Mengapa Penting Bagi Fresh Graduate?
SKL merupakan dokumen resmi yang diterbitkan oleh sekolah atau perguruan tinggi untuk menyatakan bahwa seseorang telah menyelesaikan seluruh persyaratan pendidikan dan dinyatakan lulus.
Bagi fresh graduate, dokumen ini memiliki peran penting karena sering kali menjadi satu-satunya bukti kelulusan yang tersedia sebelum ijazah diterbitkan. Oleh karena itu, SKL banyak digunakan untuk berbagai keperluan administratif setelah kelulusan.
Berikut beberapa fungsi SKL.
1. Sebagai Bukti Kelulusan Sementara
Fungsi utama SKL adalah menjadi bukti resmi bahwa lulusan telah menyelesaikan pendidikan sebelum memperoleh ijazah.
2. Membantu Proses Administrasi
Banyak kebutuhan administratif yang membutuhkan dokumen kelulusan. Dalam kondisi tersebut, SKL sering digunakan sebagai dokumen pendukung sementara.
3. Mempermudah Persiapan Karier
Bagi lulusan yang ingin segera memasuki dunia kerja, keberadaan SKL memungkinkan proses lamaran tetap berjalan sambil menunggu penerbitan ijazah.
Berapa Lama Masa Berlaku Surat Keterangan Lulus?
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah mengenai masa berlaku SKL. Pada dasarnya, tidak terdapat ketentuan nasional yang menetapkan satu masa berlaku yang sama untuk seluruh institusi pendidikan.
Karena itu, masa berlaku SKL dapat berbeda-beda tergantung kebijakan lembaga penerbit maupun instansi yang menerima dokumen tersebut.
Berikut beberapa hal yang perlu dipahami.
1. Mengikuti Ketentuan Penerbit
Beberapa perguruan tinggi mencantumkan masa berlaku tertentu pada dokumen SKL. Jika informasi tersebut tersedia, maka ketentuan tersebut perlu diperhatikan.
2. Berlaku Hingga Ijazah Diterbitkan
Sering kali SKL dapat digunakan hingga ijazah resmi diterbitkan. Setelah ijazah tersedia, fungsi SKL sebagai bukti kelulusan sementara yang dapat digunakan sudah tidak berlaku.
3. Bergantung pada Persyaratan Instansi Tujuan
Perusahaan, perguruan tinggi, maupun lembaga tertentu dapat memiliki kebijakan yang berbeda terkait penerimaan SKL. Oleh karena itu, penting untuk memastikan dokumen yang digunakan sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
Hal yang Perlu Diketahui Tentang Penerbitan SKL
Selain memahami masa berlaku, lulusan juga perlu mengetahui bahwa proses penerbitan SKL tidak selalu sama di setiap institusi pendidikan.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Setiap Perguruan Tinggi Memiliki Prosedur Berbeda
Penerbitan SKL pada setiap perguruan tinggi dapat berbeda, baik dari sisi persyaratan, alur pengajuan, maupun waktu penerbitannya. Karena itu, informasi resmi dari perguruan tinggi menjadi rujukan informasi yang paling terpercaya.
2. Dapat Diajukan Melalui Sistem Akademik
Banyak perguruan tinggi saat ini menyediakan layanan akademik berbasis digital yang memungkinkan mahasiswa mengajukan berbagai dokumen secara daring. Namun, mekanisme yang digunakan tetap berbeda pada setiap institusi.
3. Membutuhkan Verifikasi Data Akademik
Sebelum SKL diterbitkan, pihak perguruan tinggi biasanya akan memverifikasi status kelulusan, penyelesaian mata kuliah, tugas akhir, dan berbagai persyaratan lainnya.
Apakah SKL Cukup untuk Mendapatkan Pekerjaan?
Banyak fresh graduate menganggap bahwa kepemilikan SKL sudah cukup untuk memperoleh pekerjaan. Padahal, dokumen tersebut hanya berfungsi sebagai bukti administratif kelulusan. Dalam proses rekrutmen, perusahaan umumnya mempertimbangkan berbagai faktor lain yang tidak kalah penting, seperti kompetensi yang dimiliki pelamar, relevansi bidang studi dengan posisi yang dilamar, serta pengalaman dan keterampilan yang dimiliki.
Membangun Karier Profesional Dengan Kompetensi yang Relevan
Memiliki SKL dapat membantu lulusan memenuhi persyaratan administrasi saat memasuki dunia kerja. Namun, dokumen tersebut hanya menjadi persyaratan umum saja. Untuk membangun karier yang berkelanjutan, diperlukan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Universitas Nusa Mandiri (UNM) merupakan perguruan tinggi yang telah terakreditasi secara resmi oleh BAN-PT dan mendukung berbagai layanan akademik bagi mahasiswa, termasuk penerbitan dokumen akademik seperti SKL sesuai prosedur yang berlaku. Dengan demikian, mahasiswa dapat memperoleh dokumen yang dibutuhkan setelah menyelesaikan studi.
Lebih dari sekadar menyediakan bukti kelulusan, UNM juga berfokus pada pengembangan kompetensi yang dapat mendukung karier profesional. Lulusan Universitas Nusa Mandiri memiliki bukti kompetensi yang diakui secara nasional, sehingga dapat menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.
Program studi yang tersedia, seperti Sistem Informasi, Informatika, Sains Data, Manajemen, dan Bisnis Digital, dirancang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Bidang-bidang tersebut memiliki prospek yang luas dan relevan dengan perkembangan teknologi serta transformasi digital saat ini.
Didukung biaya pendidikan yang ramah dan fleksibel dengan sistem pembayaran yang dapat dilakukan secara online, Universitas Nusa Mandiri dapat menjadi salah satu alternatif pendidikan yang layak dipertimbangkan. Sebab pada akhirnya, SKL memang penting sebagai bukti kelulusan, tetapi kompetensi yang relevan dan pendidikan yang berkualitas merupakan bekal utama untuk membangun karier profesional di masa depan.










