NusamandiriNews, Bogor – Di tengah pesatnya transformasi digital, dunia kerja tidak lagi hanya membutuhkan lulusan yang unggul secara akademik. Kemampuan berkolaborasi, berkomunikasi, berpikir kritis, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi kini menjadi kompetensi utama yang dicari oleh industri.
Menjawab tantangan tersebut, Himpunan Mahasiswa Sains Data (HIMASATA) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menggelar Malam Keakraban (Makrab) bertajuk “SWARNADATA: Menambang Potensi, Menjalin Sinergi, Mengukir Prestasi” di Villa 7 Mega Mendung, Bogor, pada Sabtu (20/6)–Minggu (21/6).
Baca juga:HIMASATA UNM Akan Gelar DATA CONNECT 2.0, Siapkan Talenta Data Science yang Solid dan Berprestasi
Makrab HIMASATA UNM Bukan Sekadar Keakraban
Kegiatan yang diikuti mahasiswa Program Studi Sains Data dari berbagai angkatan ini turut dihadiri Ketua Program Studi Sains Data, Tati Mardiana. Tak sekadar menjadi ajang mempererat hubungan antarmahasiswa, Makrab dirancang sebagai ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi industri, peneliti, dosen, dan alumni agar memperoleh gambaran nyata mengenai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.
Berbeda dengan konsep malam keakraban pada umumnya, Makrab HIMASATA menghadirkan sesi inspiratif yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia profesional. Peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan Generative Artificial Intelligence (Generative AI), tren industri berbasis data, hingga pengalaman praktis para profesional dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
Sejumlah narasumber hadir berbagi pengalaman, di antaranya Ilham Maulana, Chief Technology Officer (CTO) PT Inercorps Indonesia, Dr. Foni Agus Setiawan, Peneliti Pusat Riset Sains Data dan Informasi BRIN, Purwadi, Senior System Analyst PT Icon Plus (PLN Group), Ihsan Aulia Rahman, alumni Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri yang kini berkarier sebagai Data Analyst di Pusat Data dan Teknologi Informasi Badan Gizi Nasional; serta Nanang Ruchyana, MIS Manager PT Tempo Scan Pacific Tbk yang juga merupakan dosen Program Studi Sains Data UNM.
Dalam sesi diskusi, para narasumber menekankan bahwa industri saat ini membutuhkan talenta yang mampu mengombinasikan kemampuan analisis data dengan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menghasilkan solusi yang inovatif dan bernilai tambah. Mahasiswa juga dikenalkan pada berbagai implementasi Generative AI, mulai dari otomatisasi proses bisnis, analisis data yang lebih cepat, hingga pengambilan keputusan berbasis kecerdasan buatan.
Selain memperoleh materi dari para praktisi, peserta mengikuti berbagai kegiatan team building yang dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, pemecahan masalah, dan kekompakan antarmahasiswa. Aktivitas tersebut menjadi sarana membangun jejaring sejak dini sekaligus memperkuat solidaritas di lingkungan HIMASATA.
Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, mengatakan bahwa Makrab merupakan bagian dari strategi pembelajaran yang mengintegrasikan penguatan kompetensi akademik dengan pengembangan karakter mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa Sains Data tidak hanya unggul dalam analisis data dan kecerdasan artifisial, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, serta jejaring profesional yang menjadi bekal penting saat memasuki dunia kerja. Kehadiran para praktisi, peneliti, dan alumni memberikan perspektif nyata mengenai tantangan sekaligus peluang karier di bidang data science,” ujar Tati dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6).
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kami berharap Makrab HIMASATA dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mempertemukan mahasiswa dengan para profesional. Kolaborasi seperti ini akan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya inovasi, riset, dan prestasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat maupun industri,” tambahnya.
Baca juga:AI Kuasai Dunia Kerja, Mahasiswa yang Tak Adaptif Terancam Tertinggal
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan ekosistem pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri. Melalui berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan yang melibatkan praktisi, peneliti, alumni, dan mitra industri, UNM tidak hanya mencetak lulusan yang menguasai teknologi digital, tetapi juga membentuk generasi muda yang adaptif, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan era kecerdasan artifisial.
Sejalan dengan tagline “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring profesional, serta menghasilkan inovasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi dunia kerja dan masyarakat.










