Mahasiswa UNM Dibekali Cara Menemukan Ide Bisnis Bernilai

NusamandiriNews, Bogor – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu menciptakan startup digital yang inovatif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui seminar “Penguatan Ide Bisnis” yang menjadi bagian dari rangkaian Bootcamp Digital Bisnis 2026, Rabu (8/7), di Hotel Asyana Sentul, Bogor.

Kegiatan yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Informatika, dan Sains Data sebagai bekal awal dalam mengembangkan ide bisnis berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga:Bootcamp Startup UNM Siap Cetak Founder Digital Berbasis AI dan Data

Mahasiswa UNM Dibekali Cara Menemukan Ide Bisnis Bernilai

Seminar menghadirkan Elan Suherlan, Direktur PT Indostorage Solusi Teknologi, sebagai narasumber utama. Berbekal pengalaman panjang di industri teknologi, Elan membagikan wawasan mengenai pentingnya membangun ide bisnis yang berangkat dari permasalahan nyata, bukan sekadar mengikuti tren.

Dalam pemaparannya, Elan menegaskan bahwa startup yang sukses selalu lahir dari kemampuan memahami kebutuhan pengguna serta menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata.

“Jangan takut memulai dari ide yang sederhana. Yang terpenting adalah bagaimana ide tersebut mampu menyelesaikan masalah, memberikan manfaat, dan terus dikembangkan menjadi produk atau layanan yang bernilai,” ujar Elan di hadapan ratusan peserta.

Diskusi berlangsung interaktif dengan dipandu Rani Irma Handayani, dosen Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri, sebagai moderator. Beragam pertanyaan mengenai validasi ide bisnis, strategi membangun startup, pemanfaatan teknologi digital, hingga tantangan memperoleh kepercayaan pasar menjadi topik yang menarik perhatian peserta.

Menurut Rani, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi industri sehingga mereka dapat memahami proses membangun bisnis dari pengalaman nyata.

“Melalui seminar ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga memahami pengalaman nyata dari pelaku industri mengenai bagaimana sebuah ide dapat berkembang menjadi bisnis yang berkelanjutan. Kami berharap hal ini dapat menumbuhkan semangat inovasi dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (10/7).

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi, Informatika, dan Sains Data aktif berdiskusi serta mempresentasikan berbagai gagasan bisnis digital yang berpotensi dikembangkan di berbagai sektor. Suasana semakin dinamis ketika narasumber membagikan studi kasus mengenai proses membangun perusahaan berbasis teknologi.

Sebagai bagian dari rangkaian Bootcamp Digital Bisnis 2026, seminar ini menjadi fondasi bagi mahasiswa sebelum memasuki tahapan pengembangan model bisnis, validasi pasar, hingga presentasi startup di hadapan praktisi industri.

Sementara itu, Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr. Sukmawati Anggraeni Putri, menegaskan bahwa kemampuan membangun ide bisnis merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa di era transformasi digital.

“Di Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis, kami tidak hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis di bidang teknologi informasi, tetapi juga mendorong mereka memiliki pola pikir inovatif dan jiwa entrepreneur. Mahasiswa harus mampu melihat setiap permasalahan sebagai peluang untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi kunci dalam menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan ekonomi digital.

“Melalui Bootcamp Digital Bisnis ini, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif karena langsung mendapatkan wawasan dari praktisi industri. Kami berharap pengalaman tersebut mampu melahirkan startup-startup baru yang tidak hanya kompetitif secara bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” paparnya.

Baca juga:Bootcamp atau Kuliah Mana Lebih Cepat Kuasai Skill Digital

Melalui penyelenggaraan seminar Penguatan Ide Bisnis, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menegaskan perannya dalam mencetak talenta digital yang adaptif, kreatif, dan inovatif.

“Dengan kolaborasi erat antara dunia akademik dan industri, UNM terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya siap berkarier di dunia profesional, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui startup digital yang berdaya saing nasional maupun global, sejalan dengan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”,” tandasnya.