Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Raup Omzet Rp500 Juta

NusamandiriNews, Jakarta – Transformasi digital membuka peluang besar bagi generasi muda untuk membangun bisnis yang kompetitif. Peluang tersebut berhasil dimanfaatkan Sendia Alfiandi, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, yang sukses mengembangkan usaha modifikasi sepeda motor Mosic Garage hingga membukukan omzet sekitar Rp500 juta per tahun melalui strategi pemasaran berbasis media sosial.

Bisnis yang dirintis sejak 2018 itu berawal dari kecintaan Sendia terhadap dunia otomotif dan modifikasi sepeda motor. Berbekal kreativitas serta konsistensi menjaga kualitas hasil modifikasi, Mosic Garage perlahan mendapat kepercayaan pelanggan. Seiring meningkatnya permintaan, pada 2023 usaha tersebut mulai melayani produksi dalam skala lebih besar sehingga mampu menjangkau pasar yang semakin luas.

Baca juga:7 Jurus Bangun Startup dari Nol, Mahasiswa UNM Diajak Stop Jadi Penonton Bisnis

Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Raup Omzet Rp500 Juta

Keberhasilan Mosic Garage tidak lepas dari strategi digital marketing yang diterapkan secara konsisten. Hampir seluruh aktivitas promosi dilakukan melalui berbagai platform media sosial, mulai dari membangun identitas merek (branding), menampilkan portofolio hasil modifikasi, berinteraksi dengan pelanggan, hingga memperluas jangkauan pasar tanpa harus bergantung pada promosi konvensional.

Sendia mengatakan, ilmu yang dipelajarinya di Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan usahanya.

“Materi yang saya pelajari sangat sesuai dengan kondisi di lapangan. Karena pemasaran Mosic Garage sepenuhnya mengandalkan media sosial, saya dapat langsung menerapkan konsep digital marketing, branding, dan strategi pemasaran digital yang dipelajari di perkuliahan. Dampaknya sangat terasa terhadap perkembangan bisnis yang saya jalankan,” ujar Sendia.

Ia menilai, pemanfaatan teknologi digital membuat pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya promosi yang lebih efisien. Menurutnya, konsistensi membangun konten yang menarik dan menjaga kualitas layanan menjadi kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Keberhasilan Mosic Garage menjadi bukti bahwa pembelajaran di Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mendorong mahasiswa mengimplementasikan ilmunya untuk membangun bisnis nyata sejak masih duduk di bangku kuliah.

Sementara itu, Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, mengapresiasi pencapaian Sendia yang dinilai menjadi representasi nyata lulusan dan mahasiswa yang mampu mengoptimalkan teknologi digital untuk menciptakan peluang usaha.

“Keberhasilan Sendia Alfiandi menunjukkan bahwa mahasiswa Bisnis Digital mampu mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan dunia usaha. Kami tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga mendorong mereka memiliki pengalaman nyata membangun bisnis berbasis digital. Inilah kompetensi yang dibutuhkan di era ekonomi digital, yaitu mampu berinovasi, membaca peluang pasar, dan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan nilai tambah,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (15/7).

Menurutnya, Program Studi Bisnis Digital terus menghadirkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan industri melalui pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), digital marketing, e-commerce, branding, analisis bisnis, pengembangan startup, hingga pemanfaatan teknologi berbasis data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

“Mahasiswa kami didorong untuk tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja (job creator). Karena itu, pengalaman membangun bisnis sejak kuliah menjadi bekal yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing mereka setelah lulus,” tambahnya.

Baca juga:Bisnis Berubah Cepat, Saatnya Pilih Prodi Bisnis Digital!

Sebagai Kampus Digital Bisnis, ungkapnya, Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang mendukung lahirnya entrepreneur muda melalui berbagai program kewirausahaan, pendampingan startup, kolaborasi industri, hingga penguatan kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Kisah sukses Mosic Garage menjadi inspirasi bahwa transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan peluang nyata bagi generasi muda untuk mengembangkan bisnis yang berdaya saing tinggi.

“Dengan memadukan kreativitas, inovasi, dan strategi digital marketing yang tepat, mahasiswa Universitas Nusa Mandiri membuktikan bahwa usaha yang berawal dari sebuah garasi mampu tumbuh menjadi bisnis bernilai ratusan juta rupiah setiap tahun, sekaligus menginspirasi lahirnya lebih banyak entrepreneur digital di Indonesia,” tutupnya.