
NusamandiriNews, Jakarta – Di tengah kesibukannya memimpin perusahaan dan mengurus keluarga, Nuryani Mawar Putri membuktikan bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia. CEO PT Inti Jasa Kreatif itu memilih kembali ke bangku kuliah demi meningkatkan kompetensi sekaligus menjawab tantangan dunia bisnis yang terus berkembang.
Keputusan tersebut mengantarkannya menjadi mahasiswa Program Studi Informatika Program Magister (S2) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, setelah sebelumnya menyelesaikan studi Sarjana (S1) di kampus yang sama pada 2024. Kini, Mawar memanfaatkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk mengembangkan inovasi digital yang berpotensi mentransformasi industri event organizer di Indonesia.
Baca juga:7 Jurusan S2 Paling Dicari 2026, Magister Informatika Jadi Primadona Karier Digital
CEO Ini Lanjut S2 di UNM
Selama lebih dari satu dekade, Mawar dikenal sebagai pelaku industri kreatif yang sukses menangani berbagai event berskala nasional melalui PT Inti Jasa Kreatif. Namun, perjalanan bisnisnya sempat menemui hambatan ketika perusahaan mengikuti tender proyek berskala besar.
Ia mengungkapkan bahwa saat itu persyaratan administratif mengharuskan posisi direktur dipegang oleh lulusan sarjana.
“Ada momen ketika saya menyadari bahwa pengalaman kerja saja belum cukup. Saya harus kembali kuliah agar bisa memenuhi persyaratan administrasi dan membawa perusahaan berkembang ke level yang lebih tinggi. Dari situ saya memutuskan menyelesaikan S1, lalu melanjutkan S2 di Universitas Nusa Mandiri,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (16/7).
Setelah meraih gelar S1, Mawar tidak ingin berhenti belajar. Berkat program Beasiswa Alumni Universitas Nusa Mandiri, ia langsung melanjutkan studi Magister hanya selang satu tahun.
Menurutnya, sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri memberikan lingkungan belajar yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan profesional.
“Kuliah di usia sekarang justru terasa lebih bermakna. Setiap materi yang dipelajari bisa langsung saya implementasikan dalam bisnis. Saya tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga sudut pandang baru untuk mengembangkan perusahaan melalui inovasi digital,” katanya.
Ilmu tersebut kemudian diwujudkan Mawar melalui pengembangan platform digital berbasis Business-to-Business (B2B) yang dirancang untuk mempermudah proses pengadaan kebutuhan event secara lebih cepat, efisien, dan transparan.
Platform tersebut memungkinkan perusahaan memilih berbagai kebutuhan acara, mulai dari MC, katering, dokumentasi, hingga penyewaan perlengkapan dalam satu ekosistem digital layaknya marketplace jasa profesional.
Selain dikenal sebagai pebisnis, Mawar juga menunjukkan konsistensinya sebagai pemimpin perempuan di industri kreatif. Ia menjadikan profesionalisme, kepercayaan, dan standar operasional sebagai fondasi utama dalam menjalankan perusahaan.
Di tengah kesibukan memimpin perusahaan dan menyelesaikan studi, Mawar tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas.
“Sesibuk apa pun pekerjaan, saya selalu berusaha pulang ke rumah setelah event selesai. Bagi saya, kesuksesan karier harus berjalan seimbang dengan tanggung jawab sebagai seorang ibu. Keluarga tetap menjadi tempat saya kembali,” tuturnya.
Mawar juga membagikan pesan kepada mahasiswa dan alumni Universitas Nusa Mandiri agar tidak pernah berhenti belajar serta berani mengambil peluang.
“Jangan pernah membatasi diri. Apa yang kita pikirkan dan yakini akan menentukan masa depan kita. Terus belajar, bangun relasi yang positif, dan jangan takut mencoba hal-hal baru karena setiap pengalaman akan menjadi bekal untuk berkembang,” pesannya.
Baca juga:Takut AI Gantikan Pekerjaan? Magister Informatika UNM Siapkan Talenta Digital Masa Depan
Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus berkomitmen mencetak lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Melalui kurikulum yang berorientasi pada inovasi, kewirausahaan digital, serta kolaborasi dengan dunia usaha, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.
Kisah Nuryani Mawar Putri menjadi bukti bahwa pendidikan, pengalaman industri, dan semangat belajar sepanjang hayat mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata. Dari ruang kuliah Universitas Nusa Mandiri, lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang siap menghadirkan solusi digital bagi berbagai sektor industri.








