
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan meraih Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun Anggaran 2026 yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek. Capaian ini menjadi bukti komitmen UNM dalam menghadirkan inovasi digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program hibah tersebut dipimpin oleh Siti Nurlela sebagai ketua pengusul dengan mengangkat tema “Penerapan Sistem Informasi PKK Kelurahan Cipinang Melayu Berbasis Website untuk Pengelolaan Administrasi dan Pemberdayaan UP2K.”
Baca juga:UNM Siapkan Posyandu Digital, RW 011 Pamulang Timur Sambut Program Hibah DPPM 2026
Lolos Hibah Kemdiktisaintek 2026
Melalui program ini, tim pengabdian mengembangkan sistem informasi berbasis website yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi PKK sekaligus mendukung pemberdayaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.
Digitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi administrasi, mempermudah pengelolaan data, memperkuat koordinasi antaranggota PKK, serta mendukung pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Tim pelaksana terdiri atas Riki Supriyadi dan Siti Masturoh sebagai anggota dosen, serta melibatkan dua mahasiswa, yaitu Maria Olivia dari Program Studi Informatika dan Naysha Syifa Ardana dari Program Studi Sistem Informasi. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek yang memberikan pengalaman nyata dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat melalui teknologi.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim dosen yang kembali memperoleh pendanaan hibah nasional dari DPPM Kemdiktisaintek.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dosen Universitas Nusa Mandiri tidak hanya aktif dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Sebagai Kampus Digital Bisnis, kami terus mendorong lahirnya program-program pengabdian berbasis teknologi yang memberikan dampak nyata, memperkuat tata kelola organisasi masyarakat, serta mendukung transformasi digital di berbagai sektor,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (27/7).
Ia menambahkan, kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghasilkan solusi yang aplikatif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baca juga:Mahasiswa Bisnis Digital UNM Raih Hibah Santripreneur BAZNAS 2026, Brand Luminous Siap Tembus Pasar
“Keberhasilan meraih hibah ini semakin mempertegas komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemanfaatan teknologi digital,” katanya.
Melalui berbagai program inovatif, ungkapnya, UNM terus berkontribusi menghadirkan solusi yang berdampak bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.








