
NusamandiriNews, Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, media sosial tidak lagi sekadar menjadi sarana komunikasi, tetapi telah bertransformasi menjadi salah satu kunci utama dalam membangun bisnis, memperkuat branding, dan meningkatkan penjualan. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus membekali mahasiswanya dengan kompetensi yang relevan melalui berbagai program pengembangan kewirausahaan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Pembinaan Bisnis Mahasiswa 2026 bertema “Creative Digital Marketing: Meningkatkan Engagement Melalui Konten Kreatif dan Relevan” yang diselenggarakan oleh Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) bersama Nusa Mandiri Startup Center (NSC) secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (22/7).
Baca juga:Mahasiswa UNM Dibekali Rahasia Digital Marketing, Siap Bangun Startup yang Viral dan Cuan
Universitas Nusa Mandiri Bongkar 5 Rahasia Digital Marketing
Workshop menghadirkan Bryan Givan, SE., MM, seorang content creator sekaligus praktisi digital marketing, yang membagikan strategi membangun bisnis melalui media sosial. Dalam paparannya, Bryan menegaskan bahwa keberhasilan pemasaran digital tidak hanya bergantung pada konten yang menarik, tetapi juga pada strategi yang tepat dan konsisten.
Ia memperkenalkan lima elemen utama social media marketing yang wajib dipahami oleh mahasiswa maupun pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis di era digital.
Elemen pertama adalah Identitas Brand. Menurut Bryan, sebuah bisnis harus memiliki identitas visual yang kuat dan konsisten, mulai dari logo, warna, tipografi, hingga gaya komunikasi yang mampu membedakan brand dari para kompetitor.
Selanjutnya adalah Audiens. Ia menekankan pentingnya memahami karakteristik target pasar sebelum menentukan strategi komunikasi. Riset terhadap kebutuhan dan perilaku audiens menjadi fondasi utama agar pesan yang disampaikan tepat sasaran.
Elemen ketiga adalah Konten. Bryan menjelaskan bahwa konten yang efektif bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan, memberikan manfaat, serta mampu memperkuat identitas sebuah merek.
Elemen keempat adalah Konsistensi. Menurutnya, membangun kepercayaan pelanggan membutuhkan konsistensi dalam menyampaikan pesan, menjaga kualitas visual, serta mempertahankan karakter komunikasi di setiap platform digital.
Terakhir adalah Interaksi. Bryan menegaskan bahwa media sosial merupakan ruang komunikasi dua arah. Oleh karena itu, pelaku bisnis harus aktif membangun hubungan dengan audiens melalui komentar, diskusi, maupun berbagai aktivitas yang mampu meningkatkan engagement.
“Media sosial bukan sekadar tempat mempublikasikan konten. Platform ini adalah media untuk membangun kepercayaan, menciptakan hubungan dengan audiens, dan menghadirkan nilai bagi pelanggan. Ketika lima elemen ini diterapkan secara konsisten, peluang bisnis untuk berkembang akan semakin besar,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC), Fitra Septia Nugraha, M.Kom, mengapresiasi antusiasme mahasiswa yang mengikuti workshop tersebut. Menurutnya, kemampuan digital marketing kini menjadi kompetensi yang wajib dimiliki oleh calon entrepreneur.
“Saat ini kemampuan digital marketing menjadi kompetensi yang wajib dimiliki oleh seorang entrepreneur. Melalui pemahaman mengenai identitas brand, audiens, konten, konsistensi, dan interaksi, mahasiswa diharapkan mampu membangun strategi pemasaran yang lebih efektif sehingga produk yang mereka miliki dapat dikenal lebih luas dan memiliki daya saing di pasar digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (29/7).
Ia menambahkan, melalui berbagai program pembinaan kewirausahaan, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya mampu menciptakan peluang usaha, tetapi juga siap bersaing dalam ekosistem ekonomi digital yang semakin kompetitif.
“Workshop Pembinaan Bisnis Mahasiswa 2026 menjadi bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik yang selaras dengan kebutuhan industri. Selain mengembangkan ide bisnis kreatif, mahasiswa juga dibekali kemampuan membangun branding, meningkatkan engagement, serta mengoptimalkan media sosial sebagai sarana pemasaran digital yang berkelanjutan,” paparnya.
Bagi lulusan SMA/SMK sederajat maupun para profesional yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang bisnis digital, teknologi, dan kewirausahaan, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis masih membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027.
Baca juga:Kuliah Makin Fleksibel! Fasilitas Digital Universitas Nusa Mandiri Siapkan Mahasiswa Hadapi Era AI
Informasi dan pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id, sedangkan informasi lengkap mengenai program studi, fasilitas, dan berbagai program unggulan Universitas Nusa Mandiri dapat diakses melalui https://nusamandiri.ac.id/.
“Dengan ekosistem pembelajaran berbasis industri, dukungan pusat inkubasi bisnis melalui NEC dan NSC, serta berbagai program pengembangan kompetensi digital, Universitas Nusa Mandiri terus mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan siap menjadi entrepreneur sukses di era transformasi digital,” tutupnya.








