
NusamandiriNews, Depok – Kepedulian terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali ditunjukkan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Melalui kolaborasi Divisi Pengabdian Masyarakat (PM) dan Divisi Komunikasi Digital (Komdigi), Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMMA) UNM sukses melaksanakan program “Gerobak Bangkit: Batagor dan Gorengan” pada 30–31 Juli 2026 di wilayah Kecamatan Beji, Kota Depok.
Program ini menjadi aksi nyata mahasiswa dalam mendukung UMKM agar semakin kompetitif melalui revitalisasi gerobak dagang. Tidak sekadar mempercantik tampilan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan daya tarik usaha sehingga mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mendukung pertumbuhan omzet para pedagang.
Baca juga:Komdigi Gandeng UNM, Pelatihan Microskill Digital Siap Cetak Mahasiswa Unggul
Mahasiswa UNM Sulap Gerobak UMKM
Kegiatan diawali dengan survei dan observasi lapangan untuk menentukan pelaku UMKM yang menjadi penerima manfaat. Setelah itu, tim HIMMA melakukan koordinasi dengan para pedagang guna mengidentifikasi kebutuhan revitalisasi masing-masing gerobak agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan.
Pada hari pertama, Kamis (30/7), mahasiswa merevitalisasi gerobak pedagang batagor yang berada di Jalan Kedondong II, Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok. Selanjutnya, pada Jumat (31/7), revitalisasi dilakukan pada gerobak pedagang gorengan di Jalan H.M. Tohir No. 20, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok.
Sebanyak 11 mahasiswa dari Divisi Pengabdian Masyarakat dan Divisi Komunikasi Digital terlibat dalam program ini. Mereka dibagi menjadi dua tim yang bertugas melakukan pembersihan gerobak, pengecatan ulang bagian yang kusam, perbaikan ringan, pemasangan identitas usaha, hingga menata kembali tampilan gerobak agar lebih bersih, rapi, dan menarik.
Selain melakukan revitalisasi fisik, Divisi Komunikasi Digital juga mendokumentasikan seluruh proses kegiatan sebagai media publikasi sekaligus edukasi mengenai pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung perkembangan UMKM lokal.
Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Nusa Mandiri, Aldi Gunawan, mengatakan bahwa program Gerobak Bangkit merupakan implementasi nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang menjadi penggerak ekonomi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga hadir memberikan solusi bagi masyarakat. Melalui Gerobak Bangkit, kami berharap para pelaku UMKM memiliki semangat baru untuk terus mengembangkan usahanya sekaligus meningkatkan daya saing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat,” ujar Aldi.
Sementara itu, Ketua Divisi Pengabdian Masyarakat HIMMA UNM, Abi Rizky Pradana, berharap revitalisasi gerobak dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha para pedagang.
“Gerobak adalah wajah pertama sebuah usaha. Ketika tampilannya bersih, rapi, dan menarik, kepercayaan pelanggan juga akan meningkat. Kami berharap bantuan sederhana ini dapat menjadi motivasi bagi para pedagang untuk terus berkembang,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (5/8).
Hal senada disampaikan Ketua Divisi Komunikasi Digital HIMMA UNM, Gendis Aulia Zahrani, yang menilai publikasi kegiatan memiliki peran penting dalam menginspirasi mahasiswa lainnya untuk aktif melakukan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kegiatan sosial mahasiswa dapat memberikan dampak nyata. Semoga dokumentasi dan publikasi program ini mampu mengajak lebih banyak mahasiswa untuk berkontribusi membantu masyarakat melalui inovasi dan aksi nyata,” ungkap Gendis.
Salah satu pedagang penerima manfaat mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri. Menurutnya, tampilan gerobak yang kini lebih bersih dan menarik memberikan semangat baru dalam menjalankan usaha.
“Saya sangat senang dan berterima kasih. Gerobak sekarang terlihat lebih bagus dan rapi. Semoga pelanggan semakin percaya dan dagangan saya semakin laris,” ujarnya.
Program Gerobak Bangkit menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mendorong mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Melalui program-program pemberdayaan seperti ini, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan kolaborasi, kepemimpinan, komunikasi, dan problem solving yang menjadi bekal penting saat memasuki dunia profesional.
Baca juga:Dosen UNM Latih Pemuda Depok Jadi Kreator Konten Positif Lewat Pelatihan Personal Branding
HIMMA Universitas Nusa Mandiri berharap Gerobak Bangkit dapat menjadi program berkelanjutan yang menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di berbagai wilayah. Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan semakin banyak usaha kecil yang mampu berkembang dan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Informasi dan pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id. Informasi lengkap mengenai program studi, kegiatan kemahasiswaan, dan berbagai program unggulan UNM dapat diakses melalui situs resmi https://nusamandiri.ac.id/.
Dengan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya siap berkarier di era digital, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan mampu menjadi agen perubahan bagi masyarakat.








