taekwondo

NusamandiriNews, Jakarta – Di era digital, kemampuan sebuah organisasi dalam berkomunikasi tidak hanya ditentukan oleh aktivitas yang dilakukan, tetapi juga bagaimana cerita dan informasi tersebut dapat menjangkau masyarakat luas. Media sosial kini menjadi ruang penting untuk membangun citra, memperkenalkan kegiatan, sekaligus memperkuat hubungan dengan audiens.

Melihat kebutuhan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Nusa Mandiri (UNM) melaksanakan kegiatan bertajuk “Optimalisasi Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Informasi dan Interaksi Taekwondo Valentino”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus dan anggota Taekwondo Valentino dalam mengelola media sosial secara lebih efektif, kreatif, dan berkelanjutan.

Baca juga: Mahasiswa Informatika UNM Raih Emas Taekwondo Asia, Bukti Prestasi Tak Hanya di Kelas

Kegiatan yang berlangsung di UNM kampus Jatiwaringin tersebut dipimpin oleh Nissa Almira Mayangky bersama tim yang terdiri dari Ridan Nurfalah, Sri Hadianti, serta mahasiswa Karen H. Okta Maria Siregar, Risda Hani, dan Syahrabil Afaqih Yordan.

Sebanyak 20 peserta yang terdiri dari pengurus, pelatih, dan anggota Taekwondo Valentino mengikuti pelatihan dan pendampingan dengan antusias. Kegiatan ini dirancang berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan mitra agar materi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi pengelolaan media sosial organisasi.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, ditemukan beberapa tantangan yang dihadapi Taekwondo Valentino, seperti belum adanya jadwal unggahan yang terstruktur, kualitas konten yang masih sederhana, rendahnya interaksi dengan audiens, keterbatasan jangkauan promosi, hingga belum optimalnya pemanfaatan fitur analitik media sosial seperti Instagram Insight.

Menjawab permasalahan tersebut, tim PkM UNM memberikan pelatihan mengenai strategi pengelolaan media sosial, penyusunan content plan, teknik pembuatan konten foto dan video, penulisan caption yang menarik, pemanfaatan Instagram Insight, strategi meningkatkan engagement, hingga penyusunan kalender konten.

Tidak hanya menerima materi, peserta juga melakukan praktik langsung menggunakan akun media sosial Taekwondo Valentino. Melalui pendekatan praktik tersebut, peserta dapat memahami bagaimana strategi digital diterapkan untuk membangun komunikasi yang lebih efektif dengan masyarakat.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola media sosial organisasi. Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu menyusun kalender konten, membuat desain publikasi digital yang lebih menarik, menentukan waktu unggah yang efektif, serta menggunakan data analitik untuk mengevaluasi performa konten.

Selain meningkatkan kompetensi digital mitra, kegiatan ini juga menghasilkan berbagai luaran, mulai dari dokumentasi kegiatan, penyusunan artikel ilmiah untuk pengajuan jurnal nasional terakreditasi, publikasi media massa, hingga peningkatan keterampilan mitra dalam mengembangkan strategi komunikasi digital.

Melalui kegiatan ini, Taekwondo Valentino diharapkan mampu memperkuat branding organisasi sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat. Sebab di tengah perkembangan teknologi, organisasi yang mampu bercerita dengan baik di ruang digital akan memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh dan dikenal.

Baca juga: Mahasiswa UNM Sabet Emas di Kejuaraan Taekwondo Asia 2026, Kalahkan Atlet dari 36 Negara

Ke depan, tim PkM Universitas Nusa Mandiri akan melanjutkan pendampingan melalui monitoring implementasi strategi media sosial, penyelesaian artikel ilmiah, pengajuan Hak Cipta modul pelatihan, serta evaluasi berkelanjutan agar pengelolaan media sosial Taekwondo Valentino dapat berjalan secara mandiri dan konsisten.

Bagi Kamu yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang teknologi informasi, komunikasi digital, dan kreativitas berbasis teknologi bersama kampus yang aktif berkolaborasi dengan masyarakat dan industri, informasi pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri dapat diakses melalui https://nusamandiri.ac.id.