
NusamandiriNews, Jakarta– Kompetisi Kreativitas Siswa Indonesia (Kreasi) 2026 Futsal Competition yang digelar Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis menjadi panggung adu bakat sekaligus pembentukan karakter pelajar SMA/SMK sederajat se-Jabodetabek. Berlangsung selama dua hari, 19–20 Agustus 2026, di Sport Center Universitas Nusa Mandiri (UNM) Jatiwaringin, kompetisi ini menghadirkan semangat persaingan sehat, sportivitas, dan kebersamaan melalui olahraga futsal.
Kegiatan ini diikuti para pemain dari berbagai sekolah di wilayah Jabodetabek. Peserta yang ambil bagian di antaranya SMK Nurul Islam, SMK Mitra Pembangunan, SMK IT Napala, SMKN 56 Jakarta, SMAN 22 Kota Bekasi, SMAN 111 Jakarta, SMAN 5 Jakarta, SMK Sumber Daya, SMA IT Nurul Fikri Depok, SMAN 13 Bekasi, SMK 10 November Cibitung, serta SMK Perguruan Rakyat Dua.
Baca juga:Janji Atlet Warnai Pertandingan KREASI Nusa Mandiri 2026
Kreasi 2026 Futsal Competition UNM
Kehadiran puluhan tim pelajar dalam kompetisi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap olahraga sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan, baik secara fisik maupun mental. Pertandingan tidak hanya menjadi arena untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran mengenai kerja sama tim, kedisiplinan, strategi, dan sportivitas.
Ketua RW 13 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Dwi Arianto yang akrab disapa Ari, turut hadir dalam pembukaan Kreasi 2026 dan memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Kreasi 2026 Futsal Competition. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah positif bagi para pelajar untuk menyalurkan serta mengembangkan minat dan bakat mereka di bidang olahraga, khususnya futsal.
“Acara Kreasi yang diselenggarakan oleh Universitas Nusa Mandiri, yang diikuti oleh siswa SMA se-Jabodetabek, merupakan sebuah wadah untuk persatuan para siswa yang gemar berolahraga, khususnya futsal, untuk menuangkan bakatnya,” ujar Ari.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Menurutnya, pertandingan futsal tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik, tetapi juga kecerdasan dalam membaca permainan dan mengambil keputusan.
“Bertanding dengan baik, dengan sportif. Tuangkan ide-ide dalam pertandingan karena pertandingan khusus itu tidak hanya membutuhkan fisik, tapi membutuhkan otak dan pikiran. Terus jujur, tinggi sportivitas. Jadi fisik boleh panas, tapi kepala tetap dingin,” tegasnya.
Baca juga:Kreasi 2026 UNM Jadi Panggung Generasi Emas
Ari menilai sikap tersebut penting dimiliki para pelajar karena pengalaman bertanding dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Kemampuan mengendalikan emosi, menghargai lawan, bekerja sama dengan rekan satu tim, serta menerima hasil pertandingan secara dewasa menjadi nilai yang tidak kalah penting dibandingkan kemenangan.
Selain memberikan ruang bagi pelajar untuk berkompetisi, penyelenggaraan Kreasi 2026 juga dinilai memberikan dampak positif bagi Universitas Nusa Mandiri. Kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai sekolah dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan lingkungan perguruan tinggi kepada calon mahasiswa.
“Universitas Nusa Mandiri sudah beberapa kali menyelenggarakan kegiatan-kegiatan event yang melibatkan banyak unsur dari luar kampus. Jadi merupakan ajang promosi kampus juga, buat siswa-siswa SMA yang ada di Jabodetabek nantinya bisa mempelajari dan mengenal kampus,” kata Ari.







