Rektor Cup UNM 2026

NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali membuka ruang silaturahmi dan interaksi antarpimpinan perguruan tinggi melalui ajang Rektor Cup 2026 UNM. Kegiatan olahraga padel antarperguruan tinggi tersebut berlangsung di Numa Padel, Jalan Raya Jatiwaringin No. 2, Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (5/9).

Kompetisi padel ini diikuti sejumlah perguruan tinggi dengan dua kategori pertandingan, yakni kategori usia di bawah 55 tahun (Open) dan kategori usia di atas 55 tahun (Senior). Peserta kategori Open terdiri dari Universitas Nusa Mandiri (UNM), Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya (SWINS), Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Siber Indonesia (Cyber University), serta BINUS University.

Baca juga:Universitas Siber Indonesia Hampir Masuk Final Rektor Cup UNM 2026

Rektor Cup UNM 2026

Sementara itu, kategori Senior diikuti oleh Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya (SWINS), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Nusa Mandiri (UNM), BINUS University, dan Budi Luhur University (BLU). Kehadiran berbagai perguruan tinggi tersebut menjadikan Rektor Cup UNM 2026 tidak hanya sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai ruang untuk mempererat hubungan dan memperluas jejaring antarlembaga pendidikan tinggi.

Pada kategori Senior, Prof. Dr. E. A. Kuncoro, Vice Rector Academic Development BINUS University, berhasil meraih Juara III. Atas pencapaian tersebut, Prof. Kuncoro mendapatkan medali dan uang pembinaan sebesar Rp1 juta.

Keikutsertaan para pimpinan perguruan tinggi dalam kompetisi ini memberikan suasana berbeda dalam membangun komunikasi dan silaturahmi. Jika pertemuan antarpimpinan kampus biasanya berlangsung dalam agenda formal seperti rapat, seminar, maupun konferensi, Rektor Cup menghadirkan kesempatan untuk berinteraksi melalui aktivitas olahraga.

Prof. Dr. E. A. Kuncoro mengapresiasi penyelenggaraan Rektor Cup UNM 2026. Menurutnya, fasilitas olahraga padel yang dimiliki Universitas Nusa Mandiri cukup representatif dan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa maupun dosen.

“Suasana kampusnya sangat bagus. Di belakang juga luar biasa ada lapangan padel. Ini sebuah tempat olahraga untuk mahasiswa dan dosen yang saya kira sangat representatif,” ujar Prof. Kuncoro dalam wawancara di sela kegiatan.

Menurut Prof. Kuncoro, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pimpinan perguruan tinggi untuk bertemu dalam suasana yang lebih santai. Olahraga dinilai mampu menciptakan ruang interaksi yang berbeda dibandingkan pertemuan dalam kegiatan akademik maupun kelembagaan.

“Ini ajang untuk silaturahmi. Kadang-kadang kalau kita bertemu selalu dalam suasana yang serius, mungkin rapat, seminar, atau conference. Sekarang kita bertemu dalam suasana yang nyaman melalui olahraga. Saya kira ini ide yang sangat baik,” tuturnya.

Keterlibatan pimpinan perguruan tinggi dan yayasan dalam pertandingan padel juga menjadi salah satu hal yang menarik dalam kegiatan tersebut. Selain menjaga kebugaran, olahraga dapat menjadi sarana untuk memperluas komunikasi dan membangun jejaring dengan berbagai institusi pendidikan tinggi.

Prof. Kuncoro menilai Rektor Cup UNM menjadi kegiatan yang berbeda karena mempertemukan pimpinan perguruan tinggi dan yayasan dalam sebuah kompetisi olahraga. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi alternatif untuk memperkuat hubungan antarlembaga.

“Ini baru pertama menurut saya ada kejuaraan olahraga yang diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi dan yayasan,” ungkapnya.

Melalui Rektor Cup UNM 2026, Universitas Nusa Mandiri tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga memberikan ruang bagi para pimpinan perguruan tinggi untuk saling berinteraksi dan membangun hubungan yang lebih dekat. Semangat sportivitas yang dibangun dalam kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring pendidikan tinggi.

Baca juga:UNJ Juara, Rektor Cup UNM 2026 Jadi Panggung Kehebatan

Selain mengikuti pertandingan, Prof. Kuncoro juga mengungkapkan bahwa padel merupakan olahraga yang relatif baru baginya. Ia sebelumnya lebih terbiasa bermain tenis sejak kecil, sedangkan olahraga padel baru beberapa kali dimainkannya. Perkembangan olahraga padel yang semakin pesat membuatnya tertarik untuk ikut bermain.

“Saya sering bermain tenis. Kalau padel mungkin baru sekitar tujuh kali. Kalau tenis saya sudah sejak kecil, tetapi kalau padel saya masih baru. Saya senang karena perkembangan padel luar biasa. Yang penting olahraganya supaya sehat,” pungkasnya.