Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Kembangkan Cooler Bag

NusamandiriNews, Jakarta – Tim SERATIM BAG dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis sukses melaksanakan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan dan Pelaporan (PKP2) Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKM-K) 2026 pada Selasa (15/9). Dalam ajang ini, para mahasiswa mempresentasikan inovasi produk cooler bag bernilai ekonomi tinggi yang memanfaatkan serat sabut kelapa.

Sesi PKP2 tersebut dimanfaatkan tim untuk menguji kesiapan komersial produk. Presentasi mencakup proses pengembangan cooler bag, inovasi desain, strategi pemasaran, hingga rencana keberlanjutan bisnis di hadapan para penguji.

Baca juga:Johan Hendri Prasetyo Raih Predikat Dosen Terbaik Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri

Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Kembangkan Cooler Bag

Ketua Tim SERATIM BAG, Zahra Maysarah Bachtiar, menjelaskan bahwa pemanfaatan serat sabut kelapa bertujuan untuk memberikan nilai tambah pada limbah alami. Ia menegaskan tahapan penilaian ini menjadi ajang evaluasi untuk memperkuat kualitas produk mereka.

“Bagi kami, PKP2 bukan hanya sebuah tahapan penilaian, tetapi menjadi kesempatan untuk membuktikan sejauh mana SERATIM BAG berkembang. Kami ingin menunjukkan bahwa serat sabut kelapa dapat diolah menjadi produk cooler bag yang fungsional, menarik, dan memiliki nilai jual,” ujar Zahra.

Dosen Pendamping SERATIM BAG, Johan Hendri Prasetyo, mengapresiasi kejelian mahasiswa dalam memanfaatkan potensi material lokal.

Sementara itu, Ketua Program Studi Bisnis Digital UNM, Lia Mazia, menambahkan bahwa program PKM-K membekali mahasiswa dengan kemampuan manajemen bisnis yang komprehensif, mulai dari riset pasar hingga pengelolaan merek.

Baca juga: UNM Raih Penghargaan Pembinaan PKM Terbaik 2026 Klaster 5

“Melalui masukan yang didapat selama PKP2, tim SERATIM BAG berkomitmen untuk menyempurnakan kualitas produk serta memperluas jangkauan pasar,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (23/9).

Langkah ini menjadi fondasi penting bagi mereka untuk menjaga keberlanjutan usaha sekaligus bersiap menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026.