
NusamandiriNews, Jakarta – Tim B-LINE Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis sukses melaksanakan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP2) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 pada Senin (14/9). Sesi evaluasi ini menjadi momentum penting bagi tim mahasiswa untuk menunjukkan progres inovasi, kesesuaian target, hingga luaran program yang telah dijalankan.
B-LINE dirancang sebagai solusi inovatif mahasiswa yang tidak hanya mengedepankan gagasan, tetapi juga memiliki implemetasi nyata dan potensi keberlanjutan bisnis. Selama prosesnya, para mahasiswa belajar mengelola program, menyusun strategi pemasaran, hingga mengevaluasi respons pengguna secara langsung.
Baca juga:Tim B-LINE UNM Paparkan Inovasi Bengkel Online di Ajang PKP2 2026
Tim B-LINE Universitas Nusa Mandiri Lalui Tahap PKP2
Kepala NEX.AI sekaligus perwakilan tim, Dr. Ali Khumaidi, menyampaikan bahwa masukan dalam PKP2 menjadi sarana refleksi untuk menyempurnakan kualitas program ke depan.
“PKP2 menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat kembali perjalanan B-LINE secara menyeluruh. Setelah PKP2, kami akan memperkuat berbagai aspek yang masih perlu dikembangkan, baik dari sisi inovasi, implementasi, pemasaran, maupun luaran program untuk mempersiapkan B-LINE menuju PIMNAS 2026,” kata Dr. Ali dalam rilis yang diterima, pada Kamis (24/9).
Sementara itu, Dosen Pendamping B-LINE, Johan Hendri Prasetyo, mengapresiasi konsistensi mahasiswa dalam menuntaskan setiap tahapan evaluasi. Menurut Johan, pengalaman ini melatih pola pikir inovatif dan ketahanan mahasiswa dalam membangun sebuah karya.
Baca juga:Johan Hendri Prasetyo Raih Predikat Dosen Terbaik Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri
“Usai melalui tahap PKP2, Tim B-LINE akan memfokuskan kegiatan pada penyempurnaan dokumen capaian serta penguatan strategi keberlanjutan produk,” ungkapnya.
Langkah ini diharapkan dapat memantapkan kesiapan tim untuk bersaing dan membawa nama Universitas Nusa Mandiri ke ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026.







