Tim EcoWorth Universitas Nusa Mandiri

NusamandiriNews, Jakarta – Tim EcoWorth dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis telah merampungkan tahapan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP2) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 pada Senin (14/9). Dalam sesi penilaian ini, tim memaparkan progres implementasi program pengabdian masyarakat (PKM-PM) beserta capaian luaran yang telah direalisasikan.

Sebagai program pengabdian berbasis solusi sosial, EcoWorth hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui serangkaian pendampingan berkelanjutan. Melalui tahapan PKP2, mahasiswa dinilai dari sejauh mana keterlibatan mereka dalam mengelola program, menjalin kemitraan, serta mengukur dampak positif di lapangan.

Baca juga: EcoSync Bawa Nama UNM Bersinar, Mahasiswa Informatika Raih Juara Nasional UI/UX Rakernas IndoCEISS 2026

Tim EcoWorth Universitas Nusa Mandiri

Kepala NEX.AI sekaligus perwakilan tim, Dr. Ali Khumaidi, menyampaikan bahwa seluruh evaluasi dari tim penilai menjadi pijakan penting untuk menyempurnakan program.

“PKP2 menjadi momentum bagi kami untuk melihat kembali seluruh proses yang telah kami jalankan. Kami belajar bahwa sebuah program harus mampu menunjukkan dampak yang dapat dipertanggungjawabkan. Evaluasi ini menjadi bahan penting untuk bersiap menuju PIMNAS 2026,” kata Dr. Ali dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (25/9).

Baca juga:Tim Artholic Studio UNM Lolos KMI Expo XVII 2026 Berkat Olahan Limbah Kayu

Usai melewati tahapan penilaian ini, Tim EcoWorth akan memfokuskan kegiatan pada penyempurnaan dokumen luaran dan penguatan strategi keberlanjutan program di masyarakat.

“Komitmen ini diharapkan mampu mengantarkan inovasi sosial UNM bersaing secara optimal di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026,” tutupnya.