NusamandiriNews, Depok – Dunia perbankan bukan sekadar soal angka dan transaksi, tetapi tentang kepercayaan dan tanggung jawab. Prinsip inilah yang kini dijalani oleh mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Digital Bisnis yang mulai menapaki karier profesionalnya di sektor keuangan syariah sejak masa studi.
Nurlita Intan Lestari, mahasiswa Program Studi (prodi) Manajemen angkatan 2024 Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, beralamat di Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok, mendapat kesempatan berharga sebagai Staff Officer di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Cimanggis. Pengalaman ini menjadi momentum penting dalam membangun kedewasaan profesionalnya di industri perbankan yang menuntut ketelitian dan integritas tinggi.
Baca juga: Magang Jadi Jalur Karier? Prodi Bisnis Digital UNM Uji Kesiapan Mahasiswa
Belum Lulus Sudah Jadi Banker
Menurut Nurlita, keterlibatannya di dunia perbankan membuka perspektif baru tentang tanggung jawab dan profesionalisme.
“Magang di bank membuat saya lebih memahami pentingnya ketelitian, tanggung jawab, dan menjaga kepercayaan. Pengalaman ini memotivasi saya untuk terus berkembang menjadi pribadi yang profesional dan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Berbeda dengan sebagian mahasiswa yang harus membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan, Nurlita memilih strategi yang terukur. Ia menjalani aktivitas kerja saat masa libur kuliah sehingga tetap dapat menjaga fokus akademiknya tanpa mengorbankan kualitas pembelajaran.
Langkah ini menunjukkan bagaimana mahasiswa prodi Manajemen, UNM kampus Margonda mampu memanfaatkan peluang industri secara strategis. Ilmu manajemen, pelayanan, serta etika bisnis yang dipelajari di kelas menjadi lebih bermakna ketika diimplementasikan langsung dalam praktik kerja.
Nurlita bercita-cita menjadi banker yang sukses secara profesional sekaligus menjunjung tinggi nilai spiritual. Visi tersebut menjadi fondasi perjalanan kariernya di industri keuangan syariah.
Kepala Kampus UNM Margonda, Andry Maulana, menegaskan bahwa pengalaman industri sejak masa studi menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang dibangun kampus.
Baca juga: Magang atau Cuma Janji Kampus? UNM Gandeng Bank Mandiri Taspen
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, kami mendorong mahasiswa untuk memiliki pengalaman nyata di industri. Ketika mahasiswa sudah terlibat langsung di sektor perbankan, mereka tidak hanya memahami teori manajemen, tetapi juga menginternalisasi standar profesional dan nilai tanggung jawab. Inilah karakter lulusan yang ingin kami bangun,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (25/2).
Melalui kisah ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan bahwa proses pendidikan tidak berhenti di ruang kelas.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM membentuk mahasiswa yang siap secara kompetensi, matang secara karakter, dan percaya diri menembus dunia profesional bahkan sebelum wisuda,” tutupnya.










