NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi digital masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini, kegiatan yang diselenggarakan di Universitas Nusa Mandiri kampus Margonda, jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok mengusung tema “Digital Skill Empowerment: Pelatihan Coding Dasar Berbasis Scratch untuk Membangun Kemandirian dan Daya Saing Anak Yatim pada Yayasan Karimatul Hasanah Mubarok.”
Program ini menjadi langkah nyata Universitas Nusa Mandiri dalam mengenalkan dunia teknologi kepada generasi muda sejak dini, khususnya anak-anak yatim yang berada di bawah naungan Yayasan Karimatul Hasanah Mubarok. Melalui pelatihan ini, para peserta diajak mempelajari coding dasar menggunakan Scratch, sebuah platform pemrograman visual yang interaktif dan mudah dipahami oleh pemula.
Baca juga:UNM Latih Remaja Margonda Bangun Personal Branding di Media Sosial
Dosen UNM Ajarkan Coding ke Anak Yatim
Dengan metode pembelajaran yang menyenangkan serta berbasis praktik langsung, peserta tidak hanya dikenalkan pada konsep dasar pemrograman, tetapi juga diajak membuat animasi dan permainan sederhana. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas, kemampuan berpikir logis, serta meningkatkan rasa percaya diri anak-anak dalam memanfaatkan teknologi secara positif.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Nurajijah sebagai Ketua Pelaksana. Proses pelatihan dipandu oleh Siti Fauziah sebagai Ketua Tutor, dengan dukungan Daning Nur Sulistyowati sebagai anggota tim. Selain itu, sejumlah mahasiswa Universitas Nusa Mandiri juga turut terlibat sebagai pendamping peserta selama sesi praktik berlangsung.
Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, yang menegaskan pentingnya keterampilan digital bagi generasi muda di era teknologi saat ini.
“Di era digital seperti sekarang, keterampilan teknologi bukan lagi sekadar tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat mengenal coding sejak dini dan memiliki kepercayaan diri untuk terus belajar serta berkembang,” ujar Arif Hidayat.
Apresiasi juga disampaikan oleh pihak Yayasan Karimatul Hasanah Mubarok sebagai mitra kegiatan. Mereka menilai program pelatihan ini memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat bagi anak-anak.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Universitas Nusa Mandiri. Anak-anak sangat antusias mengikuti pelatihan ini karena mereka bisa belajar teknologi dengan cara yang menyenangkan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga anak-anak semakin termotivasi untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” ungkap perwakilan yayasan.
Sepanjang kegiatan, para peserta terlihat antusias mencoba berbagai fitur dalam Scratch dan berkreasi membuat proyek digital sederhana mereka sendiri.
Melalui program Digital Skill Empowerment ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun generasi muda yang melek teknologi, kreatif, serta memiliki daya saing di era transformasi digital.










