Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Dosen UNM Ciptakan Model Machine Learning untuk Prediksi Risiko Kesehatan Jamaah Haji

badge-check

NusamandiriNews, Jakarta – Dua dosen dari Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM), yakni Widi Astuti dan Fajar Sarasati berhasil melakukan penelitian inovatif bertajuk “Prediction of Hajj Pilgrims’ Health Risk using K-NN, Decision Tree, Cross Validation, and SMOTE” (Prediksi Risiko Kesehatan Jamaah Haji menggunakan K-NN, Decision Tree, Cross Validation, dan SMOTE).

Penelitian ini menjadi bukti nyata kontribusi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang memadukan keilmuan teknologi data science dengan solusi untuk isu strategis nasional, yakni kesehatan jamaah haji Indonesia.

Baca juga: Generasi Z Siap Meroket! Gabung Prodi Bisnis Digital UNM dengan Program IEP 3+1

Dosen UNM Ciptakan Model Machine Learning

Menggunakan pendekatan machine learning, penelitian ini dirancang untuk memprediksi risiko kesehatan yang mungkin dialami jamaah haji sebelum keberangkatan maupun saat berada di tanah suci. Dengan mengombinasikan algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) dan Decision Tree, serta metode Cross Validation dan Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE), model prediksi ini menunjukkan tingkat akurasi yang sangat menjanjikan.

Widi Astuti menjelaskan bahwa tantangan utama dalam penelitian ini adalah ketidakseimbangan data kesehatan jamaah.

“Dengan menerapkan SMOTE, kita dapat mengatasi isu data minoritas seperti kondisi kritis yang jarang terjadi, tetapi berdampak besar bagi keselamatan jamaah,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (8/8).

Sementara itu, Fajar Sarasati menambahkan bahwa model yang dikembangkan memiliki potensi implementasi luas.

“Sistem ini dapat digunakan oleh Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, maupun penyelenggara haji untuk mendeteksi risiko kesehatan lebih dini dan menyiapkan intervensi yang tepat,” tuturnya.

Pada kesempatan lain, Kaprodi Bisnis Digital UNM, Lia Mazia mengapresiasi capaian ini sebagai langkah konkret dosen UNM dalam mengembangkan riset yang berdampak.

Baca juga: UNM Cetak Konsultan Digital Masa Depan Lewat Prodi Bisnis Digital dan Skema IEP 3+1

“Penelitian ini membuktikan bahwa keilmuan bisnis digital di UNM tidak hanya berbicara tentang bisnis atau pemasaran digital, tetapi juga mengintegrasikan teknologi data science untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat. Ini sejalan dengan visi UNM sebagai Kampus Digital Bisnis yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman,” tegasnya.

Penelitian ini mendapat dukungan penuh dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri, sekaligus memperluas cakupan riset bisnis digital yang bersifat multidisiplin. Ke depannya, hasil penelitian ini direncanakan dikembangkan menjadi sistem prediksi berbasis aplikasi web atau mobile, sehingga dapat dimanfaatkan secara langsung oleh pihak terkait dan memberi manfaat bagi jamaah haji Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Belajar Bukan Buat Nilai, Mahasiswa UNM Pilih Bikin Aplikasi Nyata

13 Februari 2026 - 15:08 WIB

Mahasiswa UNM Pilih Bikin Aplikasi Nyata

Belum Lulus Sudah Direkrut? UNM Buka Campus Hiring Langsung di Kampus

13 Februari 2026 - 14:23 WIB

UNM Buka Campus Hiring Langsung di Kampus

FEB UNM Perkuat Mutu dan Kurikulum Digital lewat Bimteknas Nasional AFEBSI

13 Februari 2026 - 09:16 WIB

FEB UNM Perkuat Mutu dan Kurikulum Digital

UNM Jajaki Kerja Sama dengan BSN, Standardisasi Masuk Kampus Digital Bisnis

13 Februari 2026 - 08:57 WIB

UNM Jajaki Kerja Sama dengan BSN

Perkuat Link and Match, BSN dan Universitas Nusa Mandiri Dorong Program IEP 3+1

13 Februari 2026 - 08:46 WIB

BSN dan Universitas Nusa Mandiri Dorong Program IEP 3+1
Sedang Tren di Berita