NusamandiriNews, Jakarta — Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan tinggi terus menjadi fokus pemerintah, khususnya dalam mendorong dosen melanjutkan studi hingga jenjang doktoral (S3). Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali mencatatkan capaian melalui keberhasilan salah satu dosennya meraih gelar doktor di bidang Ilmu Komputer.
Adalah Dr. Eni Heni Hermaliani, S.Kom., M.M., M.Kom., Sekretaris Program Studi Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Nusa Mandiri, yang resmi menyandang gelar Doktor (S3) setelah sukses mempertahankan disertasinya pada Program Doktor Ilmu Komputer (PDIKA), Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS), Semarang.
Dosen UNM Raih Gelar Doktor
Pencapaian ini tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga mempertegas komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mendukung peningkatan kualitas akademik dosen serta penguatan pendidikan tinggi berbasis riset dan teknologi.
Dalam disertasinya berjudul “Pengembangan Model Prediksi Kinerja Akademik Mahasiswa pada Platform LMS Menggunakan Metode Ensemble Learning dan Explainable AI”, Dr. Eni menghadirkan inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung peningkatan kualitas evaluasi pendidikan.
Riset tersebut memanfaatkan pendekatan Explainable AI (XAI) yang memungkinkan sistem tidak hanya memprediksi performa akademik mahasiswa, tetapi juga menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi hasil prediksi secara transparan. Inovasi ini dinilai strategis dalam mendukung pengambilan keputusan akademik berbasis data di era transformasi digital.
“Untuk menjadi dosen memang diperlukan kesiapan dalam melanjutkan studi S3, terutama dalam aspek riset, pendanaan, dan waktu. Namun, ini merupakan bagian dari tanggung jawab profesional dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (8/4).
Di tengah transformasi pendidikan global yang semakin berbasis teknologi, kebutuhan terhadap dosen berkualifikasi doktor terus meningkat. Pemerintah pun mendorong perguruan tinggi memperbanyak tenaga pengajar bergelar doktor guna memperkuat daya saing pendidikan nasional.
Baca juga: Taklukkan Kesibukan Kampus, Dosen UNM Raih Gelar Doktor dan Buktikan Mimpi Akademik Bisa Dicapai
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri secara aktif mendukung kebijakan tersebut melalui berbagai program pengembangan dosen, termasuk fasilitasi studi lanjut, penguatan budaya riset, serta dukungan terhadap inovasi akademik berbasis teknologi.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen lain untuk terus meningkatkan kompetensi akademik dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan bangsa.
Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, Universitas Nusa Mandiri optimis tis kualitas pendidikan tinggi Indonesia akan semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat global.









