NusamandiriNews, Jakarta–Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja melalui kegiatan Pembekalan Materi Sertifikasi Kompetensi Digital Marketing, yang diselenggarakan pada Sabtu (24/1), secara daring pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Kegiatan ini menghadirkan Aliy Hafiz sebagai Asesor Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan dimoderatori oleh Widi Astuti. Acara berlangsung interaktif dan diikuti oleh total 82 mahasiswa, yang terdiri dari 70 mahasiswa Program Studi Manajemen dan 12 mahasiswa Program Studi Bisnis Digital.
Baca juga:Bukan Sekadar Lulus, UNM Dorong Mahasiswa Tersertifikasi
Sertifikasi BNSP
Dalam pemaparannya, Aliy Hafiz menjelaskan secara komprehensif mengenai 11 unit kompetensi Digital Marketing yang menjadi standar dalam skema sertifikasi BNSP, mulai dari perencanaan strategi pemasaran, pengelolaan media sosial, analisis performa digital, hingga pemanfaatan e-commerce untuk meningkatkan penjualan.
“Melalui sertifikasi kompetensi ini, mahasiswa tidak hanya memiliki ijazah akademik, tetapi juga pengakuan kompetensi secara nasional yang diakui industri. Ini menjadi bukti bahwa mereka siap terjun langsung ke dunia kerja digital,” tegas Aliy.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri, Ida Zuniarti, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi fakultas dalam memperkuat kualitas dan daya saing lulusan.
“Pembekalan sertifikasi ini kami rancang agar mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih matang, tidak hanya secara teori, tetapi juga secara praktik dan sesuai dengan standar industri. Kami ingin lulusan FEB memiliki nilai tambah yang nyata ketika memasuki dunia kerja,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (26/1).
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi FEB Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang adaptif terhadap perkembangan industri.
“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya lulus, tetapi juga tersertifikasi. Sertifikasi adalah bentuk konkret kesiapan lulusan menghadapi ekosistem kerja digital yang semakin kompetitif,” tambah Ida.
Baca juga:Siap Kerja Sejak Kuliah? UNM Bekali Mahasiswa Sertifikasi Industri
Kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk memberikan gambaran teknis kepada mahasiswa sebelum mengikuti uji sertifikasi kompetensi, termasuk pemahaman tentang skema penilaian, portofolio yang harus disiapkan, serta simulasi proses asesmen.
Melalui kegiatan ini, FEB Universitas Nusa Mandiri berharap mahasiswa mampu meningkatkan daya saing di pasar kerja, khususnya di bidang digital marketing yang saat ini menjadi salah satu kompetensi paling dibutuhkan oleh industri.
Pembekalan sertifikasi ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan kebutuhan industri, guna mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era ekonomi digital.










