NusamandiriNews, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menunjukkan komitmennya dalam penguatan mutu pendidikan tinggi dengan berpartisipasi aktif pada Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) yang diselenggarakan oleh Departemen Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (DPN–AFEBSI) pada Senin-Rabu, 5–7 Februari 2026 di Diradja Hotel, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Kegiatan nasional ini diikuti oleh pimpinan fakultas, dosen, serta pengelola program studi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dari berbagai perguruan tinggi swasta di Indonesia. Bimteknas menjadi forum strategis untuk memperkuat tata kelola akademik, penjaminan mutu, serta penyelarasan kebijakan pendidikan tinggi dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan industri di era transformasi digital.
Baca juga: Prodi Bisnis Digital UNM Siap Cetak Inovator Digital, Apakah Kamu Siap?
FEB UNM Perkuat Mutu dan Kurikulum Digital
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan terkait akreditasi dan sistem penjaminan mutu internal, penguatan kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi, tata kelola keuangan sesuai regulasi terkini, hingga pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Berbagai sesi diskusi dan studi kasus turut memperkaya pemahaman peserta dalam mengimplementasikan kebijakan di institusi masing-masing.
Kaprodi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, yang hadir mewakili FEB UNM menilai Bimteknas Nasional ini sangat relevan dengan arah pengembangan FEB UNM sebagai Kampus Digital Bisnis.
“Bimteknas AFEBSI menjadi ruang strategis bagi FEB Universitas Nusa Mandiri untuk memperkuat tata kelola akademik dan memperbarui kurikulum agar semakin adaptif terhadap kebutuhan industri digital. Materi tentang OBE, akreditasi, dan penjaminan mutu sangat penting untuk memastikan lulusan FEB UNM memiliki daya saing tinggi,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (13/2).
Ia menambahkan bahwa partisipasi aktif UNM dalam forum nasional ini juga membuka peluang kolaborasi antar-FEB swasta dalam pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga:UNM Jajaki Kerja Sama dengan BSN, Standardisasi Masuk Kampus Digital Bisnis
“Sinergi antar perguruan tinggi swasta perlu terus diperkuat. Melalui forum seperti ini, kami dapat saling berbagi praktik baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja,” tambahnya.
Ketua DPN–AFEBSI, Achmad Rozi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Bimteknas Nasional merupakan langkah konkret untuk mendorong FEB swasta agar lebih adaptif terhadap perubahan regulasi dan transformasi digital pendidikan tinggi.
Dengan mengikuti Bimteknas Nasional ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai bagian dari Universitas Nusa Mandiri, Kampus Digital Bisnis, yang berorientasi pada relevansi, inovasi, dan kebutuhan industri masa kini.










