NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis teknologi digital. Kali ini, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) menggelar program pelatihan bertema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Literasi Digital untuk Meningkatkan Kompetensi Remaja di Era Society 5.0.”
Kegiatan tersebut menyasar komunitas remaja IKRAR 007 Margonda sebagai mitra strategis dan dilaksanakan secara luring di Aula Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok. Pelatihan diikuti oleh pengurus dan anggota aktif komunitas dengan metode pembelajaran yang dirancang aplikatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta praktik langsung pemanfaatan teknologi digital.
Baca juga:UNM Latih Remaja Margonda Bangun Personal Branding di Media Sosial
FTI UNM Latih Remaja Kuasai AI
Ketua pelaksana kegiatan, Sidik, menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pemanfaatan teknologi digital secara produktif dan bertanggung jawab.
“Kami ingin membekali remaja dengan pemahaman tentang Artificial Intelligence sekaligus meningkatkan literasi digital mereka. Dengan begitu, mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara kreatif dan produktif di era Society 5.0,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (9/3).
Kegiatan ini juga melibatkan tim dosen yang terdiri dari Arfhan Prasetyo dan Ishak Kholil. Selain itu, beberapa mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi turut berpartisipasi sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman lapangan, yaitu Hirzi Ubaidillah, Mhd Rizky, dan Samuel Cristian.
Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi akademik dalam pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi, sekaligus mendukung implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai penguatan literasi digital, konsep dasar Artificial Intelligence, serta etika penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.
Peserta juga diperkenalkan pada berbagai AI tools yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar, produktivitas organisasi, hingga pengelolaan kegiatan komunitas.
Sebagai bentuk pembelajaran berbasis praktik, peserta juga mendapatkan pendampingan pembuatan media informasi digital komunitas. Para remaja dilatih membuat dan mengelola website komunitas sebagai sarana publikasi kegiatan sekaligus memperkuat identitas organisasi di ruang digital.
Melalui program ini, Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berharap kegiatan pengabdian berbasis AI dan literasi digital dapat terus berlanjut dengan jangkauan mitra yang lebih luas.
Program ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi digital generasi muda, sehingga mereka mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta menjadi talenta unggul di era Society 5.0.










