NusamandiriNews, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, kembali menorehkan kiprah positif melalui alumninya di sektor pemerintahan. Andi Kurniawan, alumni Program Studi S1 Informatika lulusan 2022, kini resmi berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah lolos seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024.
Andi saat ini bertugas sebagai Pengadministrasi Kepegawaian di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dengan penugasan di SMK Negeri 1 Babelan. Peran tersebut menuntut ketelitian tinggi, penguasaan sistem informasi, serta kemampuan pengelolaan dan analisis data.
“Saya bertugas sebagai Pengadministrasi Kepegawaian pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dengan penugasan di SMK Negeri 1 Babelan,” ujar Andi.
Baca juga:Magang Jadi Jalur Karier? Prodi Bisnis Digital UNM Uji Kesiapan Mahasiswa
Ingin Lulus Langsung Kerja di Pemerintahan
Ia mengungkapkan, pilihan menempuh studi di Universitas Nusa Mandiri didasari sistem pembelajaran yang fleksibel dan terintegrasi digital. Seluruh layanan akademik berbasis daring dinilai sangat membantu mahasiswa dalam mengelola administrasi perkuliahan secara efisien.
“UNM menerapkan layanan akademik berbasis digital yang sangat memudahkan mahasiswa. Semua pengajuan bisa dilakukan online kapan saja tanpa harus datang ke kampus,” jelasnya.
Menurut Andi, karakter UNM sebagai Kampus Digital Bisnis tercermin dari kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Meski berkarier di instansi pemerintah, kompetensi Informatika tetap relevan, khususnya dalam pengelolaan database dan analisis data kepegawaian.
“Matakuliah seperti Statistika, Struktur Data, dan Sistem Pakar sangat membantu membentuk pola pikir analitis, logis, dan sistematis,” tambahnya.
Andi juga menekankan pentingnya pengalaman magang dalam membekali mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja. Melalui Internship Experience Program (IEP) yang dijalankan Universitas Nusa Mandiri melalui Nusa Mandiri Career Center (NCC), mahasiswa dibekali soft skills dan kesiapan kerja profesional.
“IEP membekali kami dengan komunikasi, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Andi menjadi ASN menunjukkan relevansi kurikulum dan kualitas lulusan UNM.
“Ini membuktikan lulusan Informatika Universitas Nusa Mandiri mampu beradaptasi dan berkontribusi di berbagai sektor, termasuk pemerintahan,” ungkap Arfhan.
Baca juga: Magang atau Cuma Janji Kampus? UNM Gandeng Bank Mandiri Taspen
Pada kesempatan lain, Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menegaskan bahwa keberhasilan alumni tidak lepas dari pembinaan karier yang terstruktur.
“NCC berkomitmen menjembatani mahasiswa dengan dunia kerja, baik industri maupun pemerintahan. Kisah Andi menjadi bukti bahwa pembinaan karier di UNM melahirkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (30/1).
Menutup pernyataannya, Andi berpesan kepada mahasiswa UNM yang bercita-cita menjadi ASN agar mempersiapkan diri sejak dini, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan integritas.
“Menjadi ASN adalah bentuk pengabdian. Persiapkan diri dengan ilmu, karakter kuat, dan manfaatkan pengalaman magang sebagai bekal masa depan,” tutupnya.










