NusamandiriNews, Depok–Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar rapat persiapan penyusunan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), Rabu (14/1). Kegiatan yang berlangsung secara daring ini menjadi langkah awal memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi kompetisi hibah nasional.
Sebanyak 30 mahasiswa perwakilan mengikuti pertemuan yang difokuskan pada pemetaan ide dan penentuan skema proposal sesuai minat, baik PKM maupun P2MW. Kegiatan ini juga melibatkan dosen Prodi Bisnis Digital yang akan berperan sebagai pembimbing dalam proses perancangan, penulisan, hingga penyempurnaan proposal.
Baca juga:Bukan Sekadar Jago Jualan? Prodi Bisnis Digital UNM Cetak Lulusan Ahli Data dan Strategi
Mahasiswa Bisnis Digital UNM Panaskan Mesin PKM dan P2MW
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa mendapatkan pengarahan teknis mengenai sistematika proposal, pemilihan topik, serta strategi merancang gagasan yang inovatif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Pendekatan ini diarahkan agar proposal yang dihasilkan tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga memiliki nilai implementatif dan berkelanjutan.
Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen prodi dalam menumbuhkan budaya riset dan kewirausahaan mahasiswa.
Baca juga: Prodi Bisnis Digital UNM Jajaki Kerja Sama Program IEP 3+1 dengan TMII
“Melalui pendampingan sejak tahap awal, mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan ide yang berdampak dan berorientasi pada solusi nyata,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (14/1).
Ia menegaskan bahwa sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong mahasiswa untuk aktif berinovasi dan berkompetisi di tingkat nasional.
“Persiapan PKM dan P2MW ini, Prodi Bisnis Digital menargetkan lahirnya proposal unggulan yang mampu memperkuat daya saing mahasiswa sekaligus berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, solusi sosial, dan kewirausahaan berbasis digital,” tutupnya.










