Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Mahasiswa UNM Ciptakan CloUp, Bisakah Fashion Preloved Selamatkan Bumi?

badge-check


Mahasiswa UNM Ciptakan CloUp, Bisakah Fashion Preloved Selamatkan Bumi? Perbesar

NusamandiriNews, Jakarta — Bagaimana cara mengurangi limbah tekstil sambil tetap tampil gaya? Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) membuktikan bahwa teknologi digital bisa menjadi jawabannya melalui platform inovatif CloUp. Platform ini dirancang sebagai solusi sustainable fashion yang memungkinkan pertukaran pakaian preloved antar pengguna tanpa menambah limbah baru.

Tim pengembang CloUp terdiri dari mahasiswa lintas program studi (prodi), yakni Kanaya Salsabila Setiawan, Andita Alizhari, Dewi Rahmawati dari prodi Sains Data, dan Novia Ersa Ayuningsih dari prodi Bisnis Digital, juga Nurima Agusnita dari prodi Informatika. Ide ini muncul dari keprihatinan tim terhadap tren thrifting yang meningkat, namun belum sepenuhnya disertai kesadaran terhadap dampak limbah tekstil.

Baca juga: Lupakan Jadi Karyawan, UNM Siapkan Generasi Pengusaha Digital Masa Depan

Mahasiswa UNM Ciptakan CloUp

Menurut Kanaya Salsabila Setiawan, CloUp hadir dengan konsep pertukaran pakaian one-on-one, sehingga pakaian bisa digunakan kembali tanpa harus menambah limbah baru.

“Kami melihat minat masyarakat terhadap produk thrift sangat besar, namun di sisi lain berpotensi memperparah persoalan limbah tekstil,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa CloUp terinspirasi dari berbagai platform internasional, namun menghadirkan inovasi lokal dengan fitur komunitas, filter produk, edukasi, hingga Artificial Intelligence (AI) untuk mix and match dan rekomendasi pakaian.

“Fitur AI membantu pengguna menemukan gaya yang sesuai preferensi, sekaligus mendorong penggunaan pakaian preloved secara lebih percaya diri,” katanya.

Baca juga:Kesempatan Langka! Beasiswa Prodi Bisnis Digital UNM Siap Digarap Generasi Muda

Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Innovation Center (NIC), Fitra Septia Nugraha, menyampaikan apresiasi, CloUp bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu keberlanjutan.

“Inisiatif ini sejalan dengan semangat Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis, mendorong mahasiswa menghasilkan karya inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (10/2).

Dengan CloUp, mahasiswa UNM membuktikan bahwa teknologi digital dapat menjadi alat strategis dalam mendukung ekonomi sirkular, mengurangi limbah tekstil, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sustainable fashion.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cuma Gelar Tak Cukup? UNM Uji Mahasiswa Manajemen dengan Digital Marketing

10 Februari 2026 - 14:12 WIB

UNM Uji Mahasiswa Manajemen dengan Digital Marketing

Prodi Bisnis Digital UNM Siap Cetak Inovator Digital, Apakah Kamu Siap?

10 Februari 2026 - 13:42 WIB

Prodi Bisnis Digital UNM Siap Cetak Inovator Digital

Biaya Kuliah Fleksibel di UNM, Siapkah Generasi Muda Hadapi Tantangan Ekonomi Digital?

10 Februari 2026 - 12:22 WIB

Biaya Kuliah Fleksibel di UNM

Kesempatan Langka! Beasiswa Prodi Bisnis Digital UNM Siap Digarap Generasi Muda

10 Februari 2026 - 10:56 WIB

Beasiswa Prodi Bisnis Digital UNM

Tak Main-Main, Prodi Bisnis Digital UNM Fokus Mutu Akademik

9 Februari 2026 - 14:15 WIB

Prodi Bisnis Digital UNM Fokus Mutu Akademik
Sedang Tren di Berita