NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis resmi memulai rangkaian Seminar Proposal Tesis Bimbingan Tesis Periode 2026-1 pada Kamis (9/4). Kegiatan ini menjadi tahap krusial bagi mahasiswa Program Magister Informatika dalam mempertahankan urgensi dan metodologi penelitian di hadapan dewan penguji.
Diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, pelaksanaan hari pertama menghadirkan atmosfer akademik yang dinamis dengan beragam topik riset berbasis teknologi mutakhir, mulai dari machine learning hingga keamanan blockchain.
Riset AI & Blockchain Jadi Sorotan!
Sebanyak lima mahasiswa tampil mempresentasikan proposal penelitian mereka secara komprehensif di hadapan dosen pembimbing dan evaluator. Topik yang diangkat mencerminkan kebutuhan industri digital yang semakin kompleks dan berbasis data.
Muhammad Farhan Abdurrahman membuka sesi dengan riset terkait prediksi kebutuhan ruang penyimpanan berbasis machine learning untuk meningkatkan efisiensi operasional gudang. Disusul Devis Rabertra yang mengkaji strategi optimasi backup dan restore database SQL Server guna meningkatkan keandalan sistem data.
Sementara itu, Irfan Ramadhan menghadirkan inovasi melalui model deteksi akun scam di jaringan Ethereum berbasis GraphSAGE, diikuti Agus Rahmat Fadillah yang membandingkan metode anomali detection pada blockchain. Menutup sesi, Iren Damayanti mengangkat penelitian terkait deteksi anomali dalam data pengadaan publik berbasis supervised learning.
Seluruh penelitian tersebut dibimbing dan dievaluasi oleh dosen berpengalaman, di antaranya Dr. Tr. Lindung P. Manik, M.T.I., Dr. Linda Marlinda, MM, M.Kom, serta Zico Pratama Putra, ST, M.Sc, Ph.D.
Dr. Tr. Lindung P. Manik, M.T.I., selaku dosen evaluator, mengapresiasi kualitas dan relevansi topik yang diangkat mahasiswa.
“Pelaksanaan hari pertama seminar proposal ini menunjukkan antusiasme riset yang luar biasa. Topik seperti blockchain dan machine learning membuktikan mahasiswa Magister Informatika UNM sangat peka terhadap dinamika industri digital. Kami berharap masukan dari penguji dapat mempertajam metodologi sehingga memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Baca juga:Tak Wajib Tesis, Magister Informatika UNM Bisa Lulus Lewat Publikasi dan Inovasi
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong penguatan riset berbasis teknologi dan kebutuhan industri melalui proses akademik yang terstruktur dan berkualitas.
Seminar proposal tesis ini menjadi fondasi penting dalam memastikan setiap penelitian mahasiswa tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi inovatif terhadap tantangan teknologi masa depan.
Melalui tahapan ini, UNM menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan magister yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi di era transformasi digital.









