NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat kualitas pembelajaran dengan melakukan berbagai persiapan akademik menjelang dimulainya perkuliahan. Salah satunya melalui Rapat Persiapan Perkuliahan dan Persamaan Persepsi Mata Kuliah yang diselenggarakan oleh Program Studi Bisnis Digital untuk menyambut Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (11/3) ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh dosen pengampu mata kuliah di lingkungan Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri.
Baca juga:Universitas Nusa Mandiri Bahas Arah Strategis 2026 Lewat Rapat Program Kerja
Prodi Bisnis Digital UNM Samakan Strategi Pengajaran Dosen
Rapat ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dosen dalam melaksanakan proses pembelajaran sekaligus menyamakan persepsi terkait materi perkuliahan, metode pembelajaran, serta sistem penilaian yang akan diterapkan selama satu semester ke depan. Dengan adanya penyamaan persepsi ini, proses perkuliahan diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terstruktur, dan selaras dengan capaian pembelajaran lulusan yang telah ditetapkan.
Dalam rapat tersebut, berbagai hal strategis dibahas secara komprehensif, mulai dari penyelarasan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), strategi pembelajaran berbasis digital, pemanfaatan media pembelajaran interaktif, hingga mekanisme evaluasi dan penilaian mahasiswa.
Selain menjadi forum koordinasi akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para dosen untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam proses pengajaran, sekaligus menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan perkembangan kebutuhan industri digital yang terus berubah.
Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga mutu akademik sekaligus memastikan proses pembelajaran berjalan optimal.
Baca juga: Skripsi Anti Stuck? Ini Strategi Riset Digital Mahasiswa UNM
“Rapat persiapan ini menjadi momentum bagi para dosen untuk menyamakan persepsi terkait materi, metode pembelajaran, serta sistem evaluasi yang akan diterapkan. Kami ingin memastikan bahwa proses pembelajaran di Program Studi Bisnis Digital berjalan secara konsisten, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui koordinasi yang baik antar dosen, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih terstruktur, adaptif, dan aplikatif, sehingga mampu meningkatkan kompetensi mereka di bidang bisnis digital.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi serta menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri di era ekonomi digital.










