NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali melanjutkan rangkaian Seminar Proposal Tesis (Sempro) Program Magister Informatika Periode 2026-1 pada Jumat (10/4). Kegiatan ini menjadi tahap penting dalam menguji kelayakan riset mahasiswa sebelum memasuki proses penelitian akhir.
Dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, pelaksanaan hari kedua didominasi oleh topik-topik teknologi mutakhir seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Blockchain, yang relevan dengan kebutuhan industri 5.0.
Riset AI, IoT & Blockchain Kian Tajam
Mahasiswa mempresentasikan proposal penelitian mereka di hadapan dosen pembimbing dan evaluator. Thomas Fajar Nugraha mengangkat solusi mitigasi fraud distribusi BBM berbasis IoT dan blockchain. Frizca Fellicita Marcelly membahas deteksi penipuan DeFi multichain menggunakan XGBoost, sementara Suharyadi mengembangkan pendekatan sistem AI berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG).
Selain itu, Kenny Aldi menghadirkan inovasi framework speech-to-ledger berbasis blockchain untuk otomasi input data operasional alat berat, yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi industri.
Kaprodi Informatika Program Magister UNM, Prof. Dr. Agus Subekti, MT, mengapresiasi kualitas riset mahasiswa yang semakin berkembang.
“Kami melihat peningkatan signifikan dalam kualitas dan kompleksitas penelitian. Mahasiswa sudah mampu mengangkat isu strategis yang relevan dengan kebutuhan industri digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (13/4).
Salah satu peserta, Kenny Aldi, juga menyampaikan bahwa seminar ini memberikan banyak masukan berharga.
“Masukan dari penguji sangat membantu dalam menyempurnakan penelitian saya agar lebih kuat secara metodologi dan implementasi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat ekosistem riset yang inovatif dan adaptif. Seminar proposal tesis menjadi langkah awal dalam menciptakan solusi digital yang tidak hanya akademis, tetapi juga berdampak nyata bagi industri dan masyarakat.









