NusamandiriNews, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis riset. Bersama Universitas Pamulang (UNPAM), UNM menggelar diskusi kerja sama strategis secara daring pada Kamis (8/1), dengan fokus pengembangan Program Doktor (S3) Informatika dan kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Diskusi yang dipandu oleh Nurul Khasanah, ini membahas peluang kolaborasi akademik, mulai dari penyelenggaraan Program Doktor Informatika, riset bersama, hingga publikasi ilmiah. Dalam forum tersebut, UNM memaparkan profil lengkap Program Doktor Informatika, mencakup visi-misi, kurikulum, peminatan, skema perkuliahan, biaya dan durasi studi, hingga capaian riset dan kolaborasi strategis, termasuk dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Baca juga:Siap Masuk Dunia Perbankan? UNM Gandeng Bank Mandiri Taspen Lewat Program Magang
UNM Gandeng UNPAM Perkuat Riset dan Inovasi Digital
Pemaparan materi disampaikan oleh Wawan Kurniawan, yang menegaskan bahwa Program Doktor Informatika UNM dirancang untuk menjawab tantangan riset dan inovasi di era digital.
“Program Doktor Informatika Universitas Nusa Mandiri kami rancang untuk menghasilkan lulusan doktor yang tidak hanya kuat secara teoretis, tetapi juga mampu menghasilkan riset dan inovasi yang aplikatif serta berdampak langsung bagi industri dan masyarakat,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (14/1).
Ia menambahkan bahwa sistem perkuliahan dirancang fleksibel dengan model hybrid, sehingga dapat diikuti oleh dosen dan profesional.
“Perkuliahan dilaksanakan secara luring dan daring dengan jadwal pada Jumat dan Sabtu, sehingga memberikan kemudahan bagi mahasiswa doktoral yang juga aktif sebagai akademisi maupun praktisi,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik dan memperkuat ekosistem riset berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
“Kolaborasi ini menegaskan komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam memperkuat pendidikan doktoral, riset, dan inovasi informatika, sekaligus membangun sinergi antarperguruan tinggi di era transformasi digital,” ungkapnya.
Baca juga: NCC Universitas Nusa Mandiri Jajaki Kerja Sama Karier Global dengan TP Indonesia
Kedua institusi sepakat menindaklanjuti hasil diskusi melalui penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement yang bersifat teknis dan operasional.
Dari pihak UNPAM, Wakil Rektor II, Assoc Prof Dr M Wildan, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kerja sama ini membuka peluang peningkatan kualifikasi akademik dosen serta memperluas kolaborasi riset dan publikasi ilmiah antarperguruan tinggi.
“Diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan seputar skema publikasi ilmiah, sistem perkuliahan doktoral, peluang penguji eksternal, hingga persyaratan kelulusan,” katanya.










