NusamandiriNews, Jakarta — Memilih perguruan tinggi hari ini bukan sekadar menentukan tempat kuliah, tetapi juga menentukan arah masa depan karier. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Mandiri (UNM), sebagai bagian dari Universitas Nusa Mandiri yang dikenal dengan Kampus Digital Bisnis, terus memperkuat perannya dalam menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja dan industri digital yang semakin dinamis.
Di tengah pesatnya transformasi teknologi dan model bisnis, FEB Universitas Nusa Mandiri merancang kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori manajemen dan bisnis, tetapi juga keterampilan praktis seperti digital marketing, analisis data bisnis, pengelolaan keuangan berbasis teknologi, hingga pengembangan bisnis kreatif dan startup.
Baca juga: Ingin Kuliah Manajemen Siap Kerja Digital? Ini yang Dilakukan FEB UNM
Siap Kerja Sejak Kuliah
Salah satu program unggulan yang menjadi pembeda adalah Internship Experience Program (IEP) 3+1, yaitu tiga tahun kuliah di kampus dan satu tahun penuh magang di industri. Program ini memungkinkan mahasiswa FEB merasakan langsung atmosfer dunia kerja, membangun jejaring profesional, serta mengasah kemampuan praktis sebelum mereka resmi menyandang gelar sarjana.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri, Ida Zuniarti, menegaskan bahwa FEB tidak ingin lulusannya hanya kuat di teori, tetapi juga matang secara profesional.
“Di FEB Universitas Nusa Mandiri, kami menyiapkan mahasiswa agar benar-benar siap masuk ke dunia industri digital. Melalui kurikulum yang adaptif dan Program 3+1, mahasiswa kami sudah memiliki pengalaman kerja, portofolio, dan kepercayaan diri sebelum mereka lulus. Inilah keunggulan yang membuat lulusan FEB lebih kompetitif di pasar kerja,” paparnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Senin (12/1).
Sebagai bagian dari Universitas Nusa Mandiri Kampus Digital Bisnis, tegas Ida, FEB juga menerapkan pembelajaran berbasis proyek, studi kasus nyata, serta kolaborasi dengan mitra industri. Mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan solutif dalam menghadapi persoalan bisnis riil mulai dari pemasaran digital, pengelolaan merek, hingga pengembangan model bisnis berbasis teknologi.
“Program studi seperti Manajemen dan Bisnis Digital membuka jalan karier yang luas bagi lulusan, baik sebagai profesional di perusahaan nasional maupun multinasional, analis bisnis, digital marketer, konsultan bisnis, hingga wirausaha berbasis teknologi,” ujarnya.
Baca juga: FEB Universitas Nusa Mandiri Siapkan Strategist dan Digitalpreneur Muda
Ia menambahkan dengan ekosistem pembelajaran yang kuat dan terintegrasi dengan dunia industri, FEB Universitas Nusa Mandiri memastikan mahasiswanya tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan peluang di era ekonomi digital.
“Melalui semangat “Dari Bangku Kuliah ke Industri Digital”, FEB Universitas Nusa Mandiri mengajak siswa SMA/SMK untuk memilih jalur pendidikan yang tepat—kuliah yang bukan hanya memberi ijazah, tetapi juga masa depan karier yang lebih cerah dan relevan dengan zaman,” tutupnya.










