NusamandiriNews, Depok–Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menegaskan posisinya sebagai Kampus Digital Bisnis dengan akan menyelenggarakan International Conference on Information Technology Research and Innovation (ICITRI) 2026 pada Kamis-Jumat, 10–11 September 2026. Konferensi internasional ini akan digelar secara hybrid dan berpusat di Universitas Nusa Mandiri kampus Margonda, Jl Margonda Raya, no 545, Pondok Cina, Beji, Depok, Jawa Barat, Indonesia.
ICITRI 2026 mengusung tema “Next-Generation AI for Human-Centered Innovation and Sustainable Futures”, yang menyoroti peran strategis kecerdasan buatan generasi terbaru, termasuk AI Agent, dalam mendorong inovasi berbasis manusia dan pembangunan berkelanjutan. Konferensi ini menjadi forum global bagi akademisi, peneliti, dan praktisi industri untuk mempresentasikan hasil riset serta bertukar gagasan terkait perkembangan teknologi informasi mutakhir.
Baca juga: ICITRI 2025 Hadirkan Pakar Dunia, UNM Dorong Kolaborasi Riset AI Lintas Negara
Universitas Nusa Mandiri Kembali Akan Gelar ICITRI 2026
Ketua LPPM Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko, menegaskan bahwa ICITRI 2026 mencerminkan kesiapan UNM dalam menghadapi lompatan besar teknologi kecerdasan buatan.
“ICITRI 2026 menjadi bukti kesiapan Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam menghadapi era kecerdasan buatan, termasuk perkembangan AI Agent. UNM telah memiliki AI Center yang secara aktif mendukung riset dosen dan mahasiswa, sekaligus menjadi pusat pengembangan teknologi AI yang aplikatif dan berdampak bagi masyarakat dan industri,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Senin (19/1).
Ia menambahkan, keberadaan AI Center di UNM menjadi tulang punggung pengembangan riset, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“UNM menargetkan agar hasil riset yang dipresentasikan dalam ICITRI tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi mampu mendorong solusi nyata bagi tantangan global,” katanya.
Ia menegaskan bahwa ICITRI 2026 membuka kesempatan luas bagi para peneliti untuk mengirimkan makalah pada berbagai topik strategis, antara lain Artificial Intelligence, Machine Learning, Cloud Computing, Data Mining, Computer Vision, Software Engineering, Biomedical Informatics, serta bidang relevan lainnya.
Batas akhir pengiriman makalah ditetapkan pada 15 Mei 2026 melalui sistem EDAS di laman https://edas.info/N34766.
Baca juga: ICITRI 2025: UNM Perkuat Riset Digital, dari AI Prediksi Banjir hingga Kesehatan Mental
“Konferensi ini juga akan menghadirkan pembicara kunci dari kalangan pakar nasional dan internasional, di antaranya Prof Yasuyuki Nogami, Prof Celia Shahnaz (TBA), dan Prof Agus Subekti, yang akan membahas tren terkini AI, riset mutakhir, serta implementasi teknologi untuk kemajuan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan ICITRI 2026, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat perannya sebagai pusat riset dan inovasi teknologi, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi global.
“UNM mengajak seluruh akademisi, peneliti, dan praktisi industri untuk berpartisipasi aktif dalam ICITRI 2026 sebagai bagian dari upaya bersama membangun masa depan teknologi yang humanis, cerdas, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Informasi lengkap mengenai ICITRI 2026 dapat diakses melalui situs resmi https://icitri.nusamandiri.ac.id










