NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Margonda sebagai Kampus Digital Bisnis sukses menggelar Generasi Mandiri Conference 2026 pada Kamis (27/2) di Aula UNM kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok. Mengusung tema “Innovate, Create, Impact: Unlock Your Digital Potential”, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memberdayakan mahasiswa, khususnya penerima Beasiswa Jalur Undangan (BJU), agar lebih siap dan percaya diri memasuki dunia industri.
Acara ini menghadirkan sejumlah praktisi dari berbagai sektor, di antaranya Syaifur Rahmatullah (Chief Business Officer KIAN EO), Achmad Rifai (Chief Digital Officer DICO), Muhammad Rifqi Firdaus (Chief Business Officer MileniaNews Group Network), serta Taopik Hidayat dari bidang Kemahasiswaan UNM. Kehadiran para narasumber memberikan wawasan praktis seputar dunia kerja dan bisnis digital, sekaligus membuka peluang magang dan project-based internship bagi mahasiswa.
Baca juga:Semester 1 Sudah Jadi Kameramen Mahasiswa Bisnis Digital UNM Curi Perhatian
UNM Dorong Mahasiswa Siap Industri
Dalam sesi talkshow, para pembicara sepakat bahwa mahasiswa saat ini tidak cukup hanya mengandalkan capaian akademik, tetapi harus memiliki pengalaman industri sejak dini. Bahkan, beberapa narasumber secara terbuka menyatakan kesiapan menerima mahasiswa UNM untuk magang di perusahaan mereka.
Kepala Kampus UNM Margonda, Andry Maulana, menegaskan bahwa konferensi ini bukan sekadar seminar motivasi, melainkan bagian dari ekosistem kesiapan kerja yang dibangun kampus.
“Kami tidak ingin mahasiswa hanya lulus dengan ijazah. Kami ingin mereka lulus dengan pengalaman, jaringan industri, dan portofolio nyata. Generasi Mandiri Conference ini adalah komitmen kami mencetak lulusan yang siap kerja dan siap bersaing,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (2/3).
Ia menambahkan, Universitas Nusa Mandiri secara konsisten mengimplementasikan Internship Experience Program (IEP) 3+1, yakni tiga tahun perkuliahan dan satu tahun magang profesional.
“Melalui konsep IEP 3+1, mahasiswa merasakan atmosfer industri sebelum wisuda. Saat lulus, mereka bukan lagi fresh graduate tanpa pengalaman, tetapi sudah memiliki jam terbang. Inilah keunggulan UNM sebagai Kampus Digital Bisnis yang berorientasi pada outcome,” tambahnya.
Baca juga:Mahasiswa Semester 1 UNM Tembus PT Mahaka, Bukti Adaptasi Cepat Generasi Digital
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara, terutama mahasiswa penerima Beasiswa Jalur Undangan yang menjadi fokus utama kegiatan. Mereka tidak hanya mendapatkan motivasi, tetapi juga arahan karier, peluang networking, serta akses langsung menuju dunia profesional.
Melalui Generasi Mandiri Conference 2026, Universitas Nusa Mandiri menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
“Dengan kolaborasi nyata bersama praktisi dan penguatan program IEP 3+1, UNM terus memperkuat komitmennya dalam melahirkan generasi sarjana yang inovatif, kompeten, dan siap menghadapi persaingan di era digital,” harapnya.










