NusamandiriNews, Jakarta — Di tengah padatnya tanggung jawab sebagai Sekretaris Program Studi Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Dr. Eni Heni Hermaliani, S.Kom., M.M., M.Kom., membuktikan bahwa keterbatasan waktu bukan penghalang untuk meraih pencapaian akademik tertinggi.
Dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis ini resmi menyandang gelar Doktor (S3) Ilmu Komputer setelah sukses mempertahankan disertasi pada Program Doktor Ilmu Komputer (PDIKA) Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS), Semarang.
Dosen UNM Raih Gelar Doktor
Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen sivitas akademika UNM dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat budaya akademik berbasis riset.
Dr. Eni mengungkapkan bahwa perjalanan menuju gelar doktor bukan proses yang mudah. Selain menjalankan peran sebagai dosen dan pejabat struktural, ia harus membagi waktu antara pekerjaan, riset, dan kehidupan pribadi.
“Dari dulu saya sudah memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan S3. Namun untuk menjalaninya perlu kesiapan pada tiga hal utama, yaitu kekuatan penelitian, dana, dan waktu,” ungkapnya dalam keterangan rilis, pada Rabu (8/4).
Keinginan untuk melanjutkan studi ke luar negeri bahkan sempat menjadi target yang hampir terwujud. Sebagai bentuk keseriusan, Dr. Eni pernah mengikuti pelatihan bahasa Inggris intensif selama tiga bulan di Universitas Gadjah Mada melalui program beasiswa Dikti. Namun setelah mempertimbangkan berbagai faktor, ia akhirnya memilih melanjutkan studi doktoral di dalam negeri.
Keputusan tersebut justru membawanya pada keberhasilan menyelesaikan riset disertasi yang berfokus pada pengembangan Artificial Intelligence (AI) untuk dunia pendidikan, topik yang relevan dengan arah transformasi digital saat ini.
Menurutnya, gelar doktor bukan akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar dalam pengembangan keilmuan dan institusi.
“Setelah sidang, masih banyak hal yang harus dikerjakan, baik untuk pengembangan diri maupun untuk kemajuan institusi. Riset harus terus dilanjutkan agar memberikan manfaat nyata,” tuturnya.
Dr. Eni juga mendorong para dosen lain untuk tidak ragu melanjutkan studi ke jenjang doktoral, terlebih dengan semakin terbukanya akses beasiswa dan dukungan institusi.
Baca juga:Kejar Akreditasi Unggul, UNM Perkuat Prodi Sains Data & S3 Informatika
“Karena kebutuhan dosen dan target pemerintah, maka mau tidak mau kita harus melanjutkan S3. Kampus juga sudah memfasilitasi dan membuka peluang besar bagi dosen untuk berkembang,” tambahnya.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik unggul melalui penguatan kompetensi dosen, riset inovatif, dan pengembangan pendidikan berbasis teknologi.
Keberhasilan Dr. Eni diharapkan menjadi inspirasi bagi para akademisi untuk terus bertumbuh, meningkatkan kompetensi, dan berkontribusi nyata dalam memajukan pendidikan tinggi Indonesia di era digital.









