NusamandiriNews, Jakarta — Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat langkah internasionalisasinya melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) dengan menggelar rapat daring proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Warga Negara Asing (WNA) asal Timor-Leste, pada Jumat (9/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNM dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang inklusif dan berdaya saing global.
Rapat yang berlangsung melalui Zoom Meeting tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tahapan seleksi, persyaratan administrasi, serta aspek teknis pendaftaran agar proses PMB berjalan transparan, sistematis, dan ramah bagi calon mahasiswa internasional.
Baca juga: Prodi Bisnis Digital UNM Jajaki Kerja Sama Program IEP 3+1 dengan TMII
UNM Buka Pintu Mahasiswa Asing
Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, menjelaskan bahwa UNM memastikan seluruh calon mahasiswa asing memperoleh informasi yang jelas dan terstruktur.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis yang berorientasi global, Universitas Nusa Mandiri berkomitmen memberikan layanan pendaftaran yang mudah, akurat, dan sesuai ketentuan, sehingga mahasiswa asing dapat menjalani proses PMB dengan lancar,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (12/1).
Sementara itu, Rahdian Kusuma Atmaja memberikan pendampingan teknis langsung terkait penggunaan laman PMB Universitas Nusa Mandiri serta jadwal pelaksanaan seleksi. Pendampingan ini ditujukan agar calon mahasiswa asing dapat mengikuti setiap tahap secara mandiri dan tepat waktu.
Baca juga: NCC Universitas Nusa Mandiri Jajaki Kerja Sama Karier Global dengan TP Indonesia
Salah satu calon mahasiswa asal Timor-Leste, Maria Doutel Sarmento, mengapresiasi layanan dan respons cepat yang diberikan oleh UNM selama proses penjajakan pendaftaran.
Melalui peran aktif Kantor Urusan Internasional, Universitas Nusa Mandiri terus menegaskan posisinya sebagai kampus yang terbuka bagi mahasiswa dari berbagai negara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi UNM dalam memperkuat reputasi global sekaligus menghadirkan ekosistem pembelajaran lintas budaya di lingkungan Kampus Digital Bisnis.










