NusamandiriNews, Depok–Di era digital yang semakin kompetitif, Universitas Nusa Mandiri (UNM) menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Bisnis yang fokus menyiapkan lulusan siap kerja melalui optimalisasi platform profesional seperti LinkedIn.
Mahasiswa dituntut memiliki identitas profesional yang kuat, mampu mempresentasikan kompetensi diri secara tepat, dan memahami kebutuhan industri. LinkedIn menjadi salah satu kunci penting dalam membangun kesiapan karier, karena berfungsi bukan hanya sebagai jejaring sosial, tetapi juga sebagai portofolio digital yang menampilkan pengalaman, keterampilan, dan nilai profesional seseorang.
Baca juga:UNM Kampus Margonda Sukses Selenggarakan Workshop CREABEST
UNM Dorong Mahasiswa Maksimalkan LinkedIn
“LinkedIn bukan sekadar media sosial, tetapi merupakan alat strategis yang sangat powerful untuk membangun dan mengembangkan karier,” ujar Arief Rama Syarif, KNIME Certified Trainer dan Contributor KNIME Indonesia.
Ia menekankan pentingnya mahasiswa menampilkan value diri agar mampu bersaing di pasar kerja yang dinamis.
Komitmen ini sejalan dengan visi UNM sebagai kampus yang berorientasi pada kesiapan kerja lulusan. Universitas Nusa Mandiri tidak hanya menekankan pembelajaran akademik di kelas, tetapi juga membangun ekosistem pengembangan karier melalui pelatihan, pendampingan, dan keterlibatan langsung dengan dunia industri.
Salah satu program unggulan adalah Program 3 Tahun Kuliah + 1 Tahun Kerja atau Internship Experience Program (IEP) 3+1. Program ini memberi kesempatan mahasiswa menjalani pengalaman kerja nyata selama satu tahun penuh, sekaligus membangun portofolio profesional yang dapat ditampilkan di LinkedIn.
Kepala Nusa Mandiri Career Center, Muhammad Faisal, menegaskan kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya aktif secara akademik, tetapi juga membangun personal branding profesional sejak dini.
“LinkedIn menjadi sarana strategis untuk menampilkan pengalaman magang, proyek industri, dan kompetensi yang diperoleh selama kuliah, khususnya melalui Program 3+1,” katanya.
Baca juga: UNM Kuatkan Kompetensi Mahasiswa Lewat Workshop Machine Learning Internasional
Faisal menambahkan, pendampingan karier di UNM bertujuan agar lulusan memiliki kesiapan mental, keterampilan, dan jejaring profesional sebelum memasuki dunia kerja.
“Dengan kombinasi pembelajaran di kampus dan pengalaman kerja langsung di industri, mahasiswa UNM memiliki keunggulan kompetitif yang relevan dengan kebutuhan perusahaan saat ini,” tegasnya.
Melalui pendekatan pendidikan yang adaptif, kolaborasi industri, dan layanan karier terstruktur, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang mencetak lulusan siap kerja. Optimalisasi LinkedIn menjadi salah satu strategi integral UNM dalam menyiapkan generasi muda profesional, berdaya saing, dan selaras dengan tuntutan dunia kerja modern.










