NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui Pertemuan Akademik Dosen dalam rangka persiapan perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Forum yang digelar pada Kamis (26/2) ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi proses akademik semester sebelumnya sekaligus merancang strategi pembelajaran yang lebih adaptif terhadap tantangan abad ke-21.
Pertemuan ini menekankan pentingnya pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memiliki pengalaman nyata, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan problem solving yang relevan dengan kebutuhan industri.
Baca juga: UNM Apresiasi Dosen Berprestasi di Pertemuan Akademik
UNM Siapkan Strategi Kuliah Baru Mahasiswa
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Nusa Mandiri, Dr Nita Merlina menegaskan bahwa arah pembelajaran di Universitas Nusa Mandiri kini mengedepankan konsep transformative learning yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara aktif dan kontekstual.
“Pembelajaran di Universitas Nusa Mandiri tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan cara berpikir kritis, adaptif, dan solutif. Melalui pendekatan transformative learning, mahasiswa didorong untuk menghasilkan karya nyata yang memiliki dampak bagi masyarakat,” jelasnya dalam sambutan saat kegiatan, pada Kamis (26/2).
Sebagai implementasinya, beberapa mata kuliah umum seperti Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia telah menerapkan kurikulum berbasis proyek. Mahasiswa tidak hanya mengikuti perkuliahan secara teoritis, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan produktif seperti publikasi artikel ilmiah, kampanye sosial, pembuatan konten digital edukatif, hingga proyek literasi masyarakat.
Selain itu, capaian mahasiswa dalam berbagai program seperti Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), magang mandiri, serta partisipasi dalam kompetisi nasional dan internasional juga menjadi indikator penting dalam mengukur keberhasilan proses akademik di kampus.
Dr Nita Merlina menambahkan bahwa pencapaian mahasiswa di bidang riset, inovasi, dan kewirausahaan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik mampu meningkatkan kompetensi sekaligus daya saing lulusan.
Baca juga: Tak Mau Lulusan Biasa Prodi Informatika UNM Rombak Strategi Akademik 2026
“Kami ingin memastikan lulusan Universitas Nusa Mandiri memiliki pengalaman nyata selama kuliah. Dengan pembelajaran yang kolaboratif dan berbasis proyek, mahasiswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap menghadapi dinamika dunia kerja dan tantangan masyarakat,” tambahnya.
Melalui pertemuan akademik ini, para dosen diharapkan dapat menyelaraskan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada luaran nyata. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan siap bersaing di era transformasi digital.










